DetikNews
Senin 22 Oktober 2018, 17:49 WIB

Maruarar: Serang Dana Kelurahan Jokowi, Sandiaga Aneh bin Ajaib!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Maruarar: Serang Dana Kelurahan Jokowi, Sandiaga Aneh bin Ajaib! Politikus PDIP Maruarar Sirait di sebelah kiri Presiden Jokowi. (dok. istimewa)
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengkritik wacana program dana kelurahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus PDIP yang dikenal dekat dengan Jokowi, Maruarar Sirait, mengaku heran terhadap dua orang itu.

"Serangan Sandi dan Fadli Zon terhadap program dana kelurahan yang akan digulirkan Presiden Jokowi aneh bin ajaib," kata Ara, sapaan Maruarar, Senin (22/10/2018).

Ara heran Sandi dan Fadli terkesan resisten terhadap upaya pemerintah dalam menjalankan program-program prorakyat. Ara mengingatkan oposisi tidak hanya asal beda. Dana desa dan dana kelurahan, dijelaskan Ara, berbeda tujuan. Dana desa untuk masyarakat perdesaan, sedangkan dana kelurahan ditujukan untuk masyarakat perkotaan.


"Di negara-negara maju, jika ada program pemerintah yang baik, kalangan oposisi pasti akan mendukungnya. Bukannya mencari-cari kesalahan presiden. Hobi kok suka mencari-cari isu yang tidak penting," kritik Ara, yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih.

Intinya, Ara tak ingin resistensi terhadap dana kelurahan malah menimbulkan kesan oposisi asal beda dan tidak prorakyat. Ara sangat menekankan hal ini kepada Sandi dan Fadli.


"Program ini justru positif melengkapi program-program unggulan yang selama ini telah dilaksanakan Pak Jokowi mulai dari Dana Desa, KIP, KIS, dan lain-lain," tutur Ara.

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Dana Kelurahan dan Dana Operasional Desa, yang akan dicairkan pada 2019. Apa kata Fadli?

"Kenapa sekarang? Kenapa nggak dari dulu?" ucap Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/10).


Lebih awal, Sandiaga Uno mempertanyakan niat di balik kebijakan tersebut. Dia mengungkit peribahasa 'ada udang di balik batu'.

"Apa saja program, kalau niatnya untuk membantu masyarakat, terlepas timing-nya kapan, itu harus diapresiasi. Tapi kalau misalnya di tahun politik, di 2019 ini, pasti masyarakat bisa menilai sendiri, apakah ini ada 'udang di balik batu' atau apakah ini sebuah program yang memang dicanangkan sebelumnya," kata Sandiaga, Minggu (21/10).

Terkait dengan kritik Sandiaga ini, Ara menyarankan Sandiaga turun blusukan untuk mengecek respons masyarakat terhadap kebijakan Jokowi itu. "Silakan Sandiaga blusukan dan dengarkan apakah masyarakat menerima atau tidak. Karena usulan dana kelurahan itu juga datang dari masyarakat sesuai kebutuhan mereka," pungkas Ara.
(gbr/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed