"Pada dasarnya saat kami berkampanye bersama Pak Sandi, pada saat yang sama juga mengampanyekan Pak Prabowo," kata Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin saat dikonfirmasi, Senin (22/10/2018).
Baca juga: PKS Ngarep Coattail Effect Sandiaga |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat itu berkop PKS dan bertanggal 17 September 2018. Dalam surat itu tertera keterangan bahwa untuk membangun coattail effect atau efek ekor jas terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, anggota Fraksi PKS diminta memberdayakan sumber daya yang dimiliki serta menginisasi dan mengoptimalkan kampanye cawapres Sandiaga Uno.
"Kesepakatan di koalisi bahwa Pak Sandi Uno mundur dari Partai Gerindra dan menjadi 'milik bersama' partai-partai koalisi," ujar Suhud.
Suhud mengatakan ada keuntungan tersendiri jika PKS mengoptimalkan kampanye Sandiaga Uno. Katanya, PKS akan mendapatkan efek ekor jas dari Pilpres 2019.
Dia menjelaskan bahwa pernyataannya soal PKS mendapat efek ekor jas dari mengoptimalkan kampanye Sandi sudah melalui kajian yang dilakukan internal partai.
"Kajian di internal kami masih dimungkinkan PKS medapatkan coattail effect dari sosok Sandi," pungkas Suhud. (gbr/bag)











































