DetikNews
Senin 22 Oktober 2018, 11:06 WIB

Polisi Panggil Asisten Ratna Sarumpaet soal Kasus Hoax Penganiayaan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Panggil Asisten Ratna Sarumpaet soal Kasus Hoax Penganiayaan Foto: Ratna Sarumpaet. (Lamhot Aritonang-detikcom)
Jakarta - Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya memanggil asisten Ratna Sarumpaet, Ahmad Rubangi, terkait kasus hoax penganiayaan. Rubangi akan diperiksa sebagai saksi.

"Hari ini ada agenda sesuai dengan surat dari polisi, undangan tanggal 18 untuk tanggal 22. Artinya hari ini kita hadiri," kata pengacara Rubangi, Akbar Alamsyah, saat dihubungi, Senin (22/10/2018).


Pemeriksaan Rubangi dijadwalkan pada siang nanti. Menurut Akbar, kliennya akan ditanya pengetahuannya soal penyebaran informasi hoax penganiayaan Ratna.

"Terkait penyampaian berita bohong Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 yang UU 19 2016. Jadi hanya seputaran itu. Paling identitas, kemudian tentang yang sepengetahuannya," ujarnya.

Selain Rubangi, polisi juga kembali mengagendakan akan memeriksa Ratna Sarumpaet.

"Besok (hari ini) ada jadwal riksa (pemeriksaan) tambahan Ratna S pukul 13.00 WIB," kata Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, Minggu (21/10).


Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Amien Rais, Plt Kadisparbud DKI Asiantoro. Ikut juga diperiksa driver dan staf Ratna Sarumpaet.

Selain itu, polisi juga sudah memeriksa koordinator juru bicara Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoax untuk membuat keonaran. Ratna disangkakan dengan UU Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE.

Ratna menjadi tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna memang mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta penelusuran isu penganiayaan.


Simak Juga 'Hanum Rais Dilaporkan ke Persatuan Dokter Gigi Terkait Hoax Ratna':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed