DetikNews
Senin 22 Oktober 2018, 09:54 WIB

Ingin Selesaikan Konflik Sampah, Pepen Ajak Anies ke Bantargebang

Isal Mawardi - detikNews
Ingin Selesaikan Konflik Sampah, Pepen Ajak Anies ke Bantargebang Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Dok. detikcom)
FOKUS BERITA: Kisruh Truk Sampah DKI
Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Pepen) berharap konflik terkait sampah dengan Pemprov DKI bisa segera diselesaikan. Salah satu caranya, menurut Pepen, Gubernur DKI Anies Baswedan datang ke Bantargebang.

"Makanya saya, ngajak ke Gubernur (Anies) datang ke Bantargebang, dilihat dengan mata dan kepala sendiri kan enak. Apa yang terjadi di sana. Saya ingin konflik ini diselesaikan," kata Pepen di Plaza Bekasi, Bekasi, Senin (22/10/2018).


Pepen menjelaskan selama ini belum ada komunikasi langsung dengan Anies terkait sampah. Hanya ada komunikasi dengan Sandiaga Uno, yang kala itu masih menjadi Wagub DKI pada Mei 2018.

"Nggak pernah ada komunikasi, saya pernah bertemu Pak Sandiaga, itu waktu awal-awal. Kita berikan proposal, ini tanggung jawab lingkungan karena 2022 DKI akan me-recovery 50 tahun ke depan," tutur Pepen.

"Makanya teman-teman liat TPA itu, jangan liat kulitnya saja," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Anies Baswedan sebelumnya telah menyatakan kewajiban DKI soal sampah sudah selesai. Kewajiban di sini khususnya terkait kompensasi bau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Jadi saya ingin meletakkan ini pada porsi permasalahannya. Kita memiliki perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Kota Bekasi. Itu ditandatangani tahun 2016, berlaku selama 5 tahun dan dari perjanjian kerja sama itu, masing-masing pihak memiliki kewajiban, termasuk Pemprov DKI, salah satunya adalah kebagian membayar dan nilainya adalah sebesar range-nya tergantung tonase sampah, Rp 130-150 miliar per tahun," ujar Anies di Balai Kota DKI, Minggu (21/10).


Anies menegaskan pihaknya telah menunaikan pembayaran dana kompensasi bau ke Pemkot Bekasi yang nilainya sekitar Rp 190 miliar. Untuk 2019, besaran dana tersebut akan dikurangi karena alasan tertentu.

"Di tahun 2018 kita sudah menunaikan, nilainya Rp 138 miliar, dengan tambahan juga utang tahun 2017 senilai Rp 64 miliar. Untuk 2019 diproyeksikan tonasenya kemudian diturunkan dalam bentuk rupiahnya dan dialokasikan Rp 141 miliar. Itulah kewajiban yang dimiliki oleh DKI kepada Pemerintah Kota Bekasi," jelas Anies.


Simak Juga 'Anies Pertanyakan Dana Kemitraan Pemkot Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]


(rna/imk)
FOKUS BERITA: Kisruh Truk Sampah DKI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed