DetikNews
Senin 22 Oktober 2018, 08:15 WIB

PDIP Minta Elite Parpol Tiru Jokowi yang Tak Umbar Politik Kebohongan

Tsarina Maharani - detikNews
PDIP Minta Elite Parpol Tiru Jokowi yang Tak Umbar Politik Kebohongan Maruarar Sirait (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar politik kebohongan disudahi dan digantikan politik pembangunan. Menurut PDIP, Jokowi berhasil mentransformasikan nilai-nilai politis menjadi nilai kenegarawanan.

"Pak Jokowi adalah contoh teladan yang nyata bagaimana politisi mentransformasi nilainya menjadi negarawan," kata Politikus PDIP Maruarar Sirait kepada detikcom, Minggu (21/10/2018).

Jokowi, sebut Ara, telah membangun dunia politik Indonesia di masa depan. Contohnya lewat rekam sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga berhasil duduk di kursi RI-1. Menurut Ara, Jokowi menjadi bibit hilangnya pemimpin karbitan.



"Politik ke depan itu menurut saya sudah di bangun oleh Jokowi. Misalnya tidak bisa lagi ada pemimpin yang menurut saya karbitan. Dia sudah membangun proses yang benar. Orang mau jadi pemimpin itu ya, dari wali kota dulu, kemudian jadi gubernur berhasil, jadi presiden. Jadi ya harusnya setiap orang itu diukur yang punya track record itu apa sih," papar influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu.

"Apakah dia seorang Pancasilais, apakah dia berketuhanan, apakah dia berkeperimanusiaan, berkeadilan, sikap dan tindakannya pro-persatuan atau justru memecah belah," lanjut Ara.

Selain itu, menurut Ara, Jokowi telah membuktikan janji-janjinya lewat perbuatan. Dia mengatakan saat ini bukti nyata menjadi hal esensial, di samping ideologi yang harus dipegang teguh.



"Ideologi sangat penting sebagai prinsip dan haluan tujuan. Tentu bukti-bukti juga perlu karena di zaman yang terbuka dan serba cepat ini ya, pemilih apalagi generasi milenial sangat membutuhkan dan menghargai satu kata dan perbuatan," sebut anggota DPR itu.

Ia pun enggan mengomentari anggapan miring tentang Jokowi dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ara optimistis Jokowi tetap di hati rakyat.

"Kita nggak terpancing. Pak Jokowi meminta kita untuk siap menerima kritik dan dan saran-saran. Jadi kalau berpandangan seperti itu ya, kita serahkan kepada masyarakat untuk menilai, apakah betul Pak Jokowi begitu. Saya rasa hari ini kita tahu berbagai data, berbagai opini, berbagai statement baik dari tokoh agama, partai politik kepercayaan publik kepada Pak Jokowi sangat tinggi," tutur Ara.

Lewat sebuah pidato, Jokowi berbicara tentang berpolitik yang santun dan membangun. Jokowi mengatakan, masa-masa politik kebohongan juga harus diakhiri. Tidak ada lagi politik yang merasa paling benar sendiri.

"Kita harus akhiri politik kebohongan, politik yang merasa benar sendiri. Dan mari kita perkuat politik pembangunan, politik kerja, politik berkarya. Pembangunan bangsa untuk menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pembangunan SDM bangsa yang unggul, yang siap bersaing di era Revolusi Industri 4.0. Sehingga kemajuan Indonesia, kejayaan Indonesia betul-betul dapat terwujud," kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.


Simak Juga ''Jokowi Jangan Banyak Omong Biar Bisa 2 Periode'':

[Gambas:Video 20detik]



(tsa/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed