DetikNews
Minggu 21 Oktober 2018, 21:05 WIB

Hilir Mudik Truk Sampah DKI di Tengah Panas Relasi Jakarta-Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Hilir Mudik Truk Sampah DKI di Tengah Panas Relasi Jakarta-Bekasi Kondisi di TPST Bantargebang (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Di tengah panasnya relasi kepala daerah Jakarta dan Kota Bekasi, truk-truk sampah Pemprov DKI Jakarta masih hilir mudik di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Pantauan detikcom Minggu (21/10/2018) sejak pukul 15.30 WIB, sudah terlihat truk-truk sampah Jakarta dengan bak biasa datang ke Bantargebang.

Bak-bak truk konvensional penuh sampah ini hanya ditutup terpal. Truk-truk ini membawa sampah dari Jakarta dan menurunkannya di sini.


Hari beranjak gelap, pukul 19.00 WIB, terlihat beberapa truk sampah Pemprov DKI Jakarta ditimbang berat kosongnya. Ini adalah truk-truk compactor yang berpenutup memadai, baru saja menurunkan muatan sampah di sini.

Hilir Mudik Truk Sampah DKI di Tengah Panas Relasi Jakarta-BekasiFoto: Truk-truk sampah DKI yang hilir mudik di TPST Bantargebang. (Isal Mawardi/detikcom)

Truk berhenti tepat di tengah pijakan timbangan. Setelah berat kosong dicatat operator, 20 detik kemudian, truk bergerak.

Setelah timbang berat kosong, truk dicuci menggunakan selang. Setiap truk sampah DKI dicuci dan dibersihkan oleh dua petugas.

"(Truk sampah DKI) Nimbang kosong dulu, trus dicuci dulu, sambil nunggu kering, diparkirin," ujar Koordinator Keamanan TPST Bantargebang, Ade Fathoni, di TPST Bantargebang, Minggu (21/10/2018).


Jika sudah kering, truk sampah DKI akan diberangkatkan kembali menuju DKI Jakarta. Meski sempat panas soal dana kompensasi dan kemitraan, Ade mengatakan kegiatan truk sampah DKI masih berjalan normal.

"Rutenya tetap, jamnya aja yang diatur. Di Tol (Bekasi) Barat, (truk) yang pakai compactor (pergi) jam lima sore sampai jam sembilan malam. Kalau yang nggak pakai (compactor) jam sembilan malam sampai jam lima pagi. Kalau yang (rute) Jati Asih-Cibubur bebas," ujar Ade.

Dana kemitraan dan kompensasi bau antara Pemprov DKI dan Pemkot Bekasi jadi persoalan. Saat ini Pemkot Bekasi mengajukan dana hibah Rp 2 triliun.


Hilir Mudik Truk Sampah DKI di Tengah Panas Relasi Jakarta-BekasiFoto: Truk-truk sampah DKI yang hilir mudik di TPST Bantargebang. (Isal Mawardi/detikcom)


Beberapa hari sebelumnya, Dishub Kota Bekasi sempat merazia truk sampah Pemprov DKI di Jalan Ahmad Yani. Truk-truk tersebut dirazia ketika hendak menuju TPST Bantargebang.

Gubernur DKI Anies Baswedan menjelaskan, persoalan sampah dan kewajiban Jakarta sudah selesai dengan dibayarkannya uang kompensasi Rp 194,8 miliar pada Mei 2018. Mengenai proposal hibah kemitraan, duduk perkaranya belum jelas.
(dnu/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed