DetikNews
Sabtu 20 Oktober 2018, 18:13 WIB

Polisi Selidiki Kasus Ibu Guru di Kupang Ditendang Ortu Murid

Idham Kholid - detikNews
Polisi Selidiki Kasus Ibu Guru di Kupang Ditendang Ortu Murid Foto: Ilustrasi penganiayaan. (Edi Wahyono-detikcom)
Kupang - M (57), seorang guru perempuan di SMAN 4 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penganiayaan orang tua murid. Penganiayaan itu berawal saat M menegur murid perempuan inisial MCT (16).

"Jadi kronologinya awalnya seorang murid inisial MCT ini bersenggolan dengan seorang guru di sekolah tersebut," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi, Sabtu (20/10/2018).


Jules mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/10) sekitar pukul 10.30 WITA. Saat bersenggolah dengan guru M, MCT tidak menghiraukan.

"Kemudian guru tersebut lalu mengikuti murid itu sampai ke perpustakaan dan bertanya ke murid 'tadi kamu senggol ibu tidak sadar, kamu tidak etika', ditegurlah kenapa tidak minta maaf, terus gurunya ini lalu tempelkan telapak tangannya ke pipi seperti akan menempeleng pelan, lalu ditinggal pergi," ujarnya.

setelah itu, MCT lalu menelepon orang tuanya dan menyampaikan bahwa dia dipukul atau ditempeleng. Ayah murid itu, MT (56) pun menemui guru di sekolah.

"Didapatilah ibu ini sedang di ruang kelas, sedang mengajar, lalu orang tua murid ini langsung memaki korban dan berusaha memukul korban, kemudian menendang ibu guru ini pada bagian perut," ujarnya.


Para murid dan guru yang lain pun melerai dan mengamankan pelaku supaya tidak terjadi amukan dari para siswa dan guru yang lain.

"Setelah itu orang tua murid ini diamankan oleh para guru dan murid yang lain. Kemudian dibawalah ke Polsek Kelapa Lima hari itu juga diserahkan," ucapnya.

Namun, ibu guru tersebut tidak mau membuat laporan. Dia juga tidak mau divisum dengan alasan kekerasan itu tidak menimbulkan luka.

"Tapi setelah itu justru orang tua murid ini justru melaporkan bahwa anaknya dianiaya oleh guru. Orang tua juga melapor bahwa dia dikeroyok," ujarnya.

Selain itu, dari pihak guru juga membuat laporan penganiayaan oleh orang tua murid itu. "Orang tua murid aniaya guru ada (laporannya), dari pihak guru-guru, guru-guru ini kan ndak terima," tuturnya.

"Laporan polisinya di Polres Kupang Kota," sambungnya.

Kasus ini masih ditangani dan diselidiki polisi.


(idh/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed