DetikNews
Sabtu 20 Oktober 2018, 17:39 WIB

Sandiaga: Kami Tertinggal di Survei Internal Tapi Semakin Mengejar

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sandiaga: Kami Tertinggal di Survei Internal Tapi Semakin Mengejar Sandiaga Uno mengenakan jas hujan saat berkampanye di Tangerang Selatan. Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
Tangerang Selatan - Cawapres Sandiaga Uno hari ini mengunjungi Pasar Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Setelah membahas soal sopir angkot, Sandiaga juga sempat mengungkap ketertinggalannya di survei internal.

"Harapan pasarnya agar kembali ramai lagi karena selama ini agak lesu dan juga harapan dari para pengemudi angkot khususnya yang sekarang juga yang terdampak terhadap beberapa permasalahan yaitu penghasilannya berkurang secara drastis," kata Sandiaga di Pasar Jombang, Ciputat, Tangsel, Sabtu (20/10/2018).



Sandiaga tiba di Pasar Jombang sekitar pukul 16.00 WIB. Sandiaga yang didampingi Presiden PKS Sohibul Iman juga sempat berjalan kaki memakai jas hujan karena hujan mengguyur saat mereka sampai.

Sandiaga juga dikerumuni pedagang dan pengunjung pasar untuk selfie. Dia menyebut keluhan pedagang pasar dan sopir angkot itu akan jadi pekerjaan rumah untuk Prabowo-Sandi.

"Nah, ini yang menjadi PR Prabowo-Sandi harus menghasilkan satu kinerja satu program solusi yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat," ujarnya.

Dia menyebut saat ini Prabowo-Sandiaga sangat diterima di masyarakat meski tak unggul dalam berbagai survei. Namun dalam survei internal, Sandi mengklaim suaranya terus mengejar Jokowi-KH Ma'ruf Amin.



"Survei kami menunjukkan satu hal kami memang masih tertinggal tapi kami semakin mengejar, survei menunjukkan isu ekonomi dominan sehingga kami memfokuskan menyelesaikan masalah ekonomi khusunya lapangan pekerjaan dan juga mengenai harga harga bahan pokok," ungkapnya.

Namun Sandi menyebut survei itu takkan dipublikasikan. Menurutnya saat ini dia dan Prabowo perlu fokus untuk penenangan.

"Survei kami internal tidak akan pernah kami rilis, perlu kami yakinkan kepada para pendukumg bahwa kami harus bekerja lebih keras lagi. Dan sekarang di beberapa daerah kami sudah diterima seprti ini, bapak lihat sendiri ini organik dan ini menggulung sama seperti di DKI," pungkasnya.
(abw/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed