DetikNews
Sabtu 20 Oktober 2018, 17:05 WIB

2 Penjual Kulit Harimau di Aceh Divonis Masing-masing 4 Tahun

Agus Setyadi - detikNews
2 Penjual Kulit Harimau di Aceh Divonis Masing-masing 4 Tahun Ilustrasi Foto: Agus Setyadi/detikcom
Aceh - Dua penjual kulit harimau di Aceh Selatan, Aceh, Sarkawi dan Sabaruddin, divonis masing-masing empat tahun penjara. Hukuman mereka sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Berdasarkan salinan amar putusan yang diterima detikcom, Sabtu (20/10/2018), putusan tersebut dibacakan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tapaktuan pada Kamis 18 Oktober 2019.

Sidang dipimpin hakim ketua Zulkarnain dengan anggota masing-masing Armansyah Siregar dan Muammar Maulis Kadafi.

Dalam persidangan, hakim menyatakan terdakwa I Sarkawi dan terdakwa II Sabaruddin, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memperniagakan kulit satwa yang dilindungi. Keduanya diproses dalam dakwaan tunggal.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Sarkawi dan terdakwa II Sabaruddin dengan pidana penjara masing-masing selama empat tahun dan denda masing-masing sejumlah Rp 50 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara masing-masing selama empat bulan," putus Zulkarnain dalam sidang tersebut.

Sementara barang bukti berupa satu lembar kulit harimau sepanjang dua meter, dikembalikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh. Kedua terpidana kini di tahan di LP Aceh Selatan.

Kasus ini bermula pada Rabu 11 Juli lalu saat Sarkawi mendapat tawaran untuk menjual kulit harimau dari F (kini DPO). Dia kemudian menghubungi temannya Sabaruddin dan meminta agar dicarikan agen. Tak lama berselang, Sabaruddin kembali memberitahu Sarkawi bahwa dirinya sudah menemukan calon pembeli.

Di ujung percakapan antara keduanya juga disepakati bahwa Sarkawi membuka harga untuk satu kulit harimau Rp 15 juta. Tiga hari berselang, kedua warga Subulussalam, Aceh ini sepakat bertemu dengan agen berisinial M (kini DPO) disebuah lokasi di Aceh Selatan.

Ketiganya kemudian bertemu dan Sarwawi memperlihatkan kulit harimau kepada M. Barang bukti tersebut kemudian disimpan sambil menunggu calon pembeli yang sudah dicari oleh M. Setelah beberapa jam berada di lokasi, M pergi dengan alasan menjemput calon pembeli.

Namun tak lama kemudian, personel Polres Aceh Selatan tiba di lokasi dan menciduk keduanya. Para terdakwa ini sudah mendekam di tahanan sejak 15 Juli lalu.


Tonton juga video 'Jerat Manusia Habisi Nyawa Harimau Sumatera':

[Gambas:Video 20detik]


(aan/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed