Menkes Akui Program Askes Miskin Tidak Berjalan Mulus
Senin, 22 Agu 2005 13:31 WIB
Jakarta - Program Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin) ternyata tidak berjalan seperti yang diharapkan. Sejumlah kendala menjadi hambatan, sehingga sasaran yang dibidik meleset.Banyaknya kendala dalam pelaksanaan Askeskin ini disampaikan Menkes Siti Fadilah Supari saat membuka Raker Kesehatan Nasional di Auditorium Danaphala, Gedung Depkeu, Jalan Senen Raya, Jakarta, Senin (22/8/2005).Raker tersebut diikuti 1.044 peserta yang terdiri dari Dinas Kesehatan, pimpinan RSUD, dan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia.Masalah utama yang dihadapi dalam pelaksanaan Askeskin ini, kata Menkes, terkait dengan distribusi kartu yang belum tepat sasaran. Hal ini disebabkan tidak akuratnya data yang diterima dari para ketua RT di tingkat kelurahan, sehingga banyak rakyat miskin yang belum mendapatkan kartu Askeskin.Selain itu sosialisasi program Askeskin oleh jajaran Dinas Kesehatan dianggap belum memadai. Namun Menkes menjamin setiap rakyat miskin akan mendapatkan fasilitas ini."Target Askeskin adalah rakyat miskin, yaitu masyarakat prasejahtera dan sejahtera satu. Jadi jangan khawatir dengan kuota. Ini adalah program unggulan yang sudah berjalan di mana-mana," katanya.Menkes juga meminta peningkatan koordinasi antara pusat dengan daerah berupa pelaporan masalah kesejahteraan yang lebih terkoordinir.Terkait hal itu, Menkes meminta semua Dinas Kesehatan dan rumah sakit membuat laporan bulanan yang dikirimkan langsung ke pusat selambat-lambatnya tanggal 5 setiap bulannya. Laporan itu menyangkut data dari kasus DBD, TBC, malaria, HIV/AIDS, angka kematian ibu dan bayi, serta angka kasus gizi buruk.
(umi/)











































