42 Pemuda Balongan Ikuti Pelatihan Scaffolding

42 Pemuda Balongan Ikuti Pelatihan Scaffolding

Rizki Ati Hulwa - detikNews
Jumat, 19 Okt 2018 18:24 WIB
42 Pemuda Balongan Ikuti Pelatihan Scaffolding
Foto: Dok Pertamina
Jakarta - Pertamina RU VI Balongan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) mengadakan kegiatan 'Pelatihan Scaffolding (Perancah)' untuk 39 pemuda dan 3 pemudi di Balongan. Ini akan menjadi modal mereka saat berada di dunia kerja nanti.

Bekerja sama dengan PT Alkon Trainindo Utama sebagai instruktur pelatihan, kegiatan ini diadakan selama empat hari yang terdiri dari materi teori dan praktik. Dimulai pada 15-18 Oktober 2018 di Wisma Patra, Perumahan Bumi Patra, Indramayu.

Pelatihan ini dibagi menjadi 3 batch pelaksanaan, batch 1 sudah dilaksanakan pada 16-19 April 2018, batch 2 pada 15-18 Oktober 2018 dan batch 3 akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unit Manager Communication & CSR RU VI Rustam Aji menyampaikan bahwa pelatihan scaffolding di sekitar Kilang RU VI Balongan bertujuan agar pemuda-pemudi tersebut memiliki keahlian dan sertifikasi yang diperlukan di dunia kerja.

"Harapannya, para peserta memiliki bekal untuk dapat bersaing mencari pekerjaan, meningkatkan kesejahterahaan dan taraf hidup. Ini juga menunjang program pemerintah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur. Termasuk perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang alat perancah," ungkap Rustam, Jumat (19/10/2018).

Dijelaskan Rustam, sesuai hasil social maping yang sudah dilaksanakan oleh RU VI mengenai jenis mata pencaharian masyarakat di sekitar kilang, diketahui bahwa sebagain besar pemuda di sana bekerja sebagai pekerja proyek konstruksi.

Lebih lanjut, para pekerja dituntut memiliki keahlian mutlak yang diperlukan untuk melamar pekerjaan tersebut. Untuk itu, RU VI membantu pemuda dan pemudi memenuhi kualifikasi keahlian yang diperlukan melalui pelatihan dan sertifikasi ini.

Rustam mengatakan bahwa peserta yang bisa mengikuti pelatihan ini meliputi peserta awam yang belum pernah bersentuhan dengan bidang scaffolding, praktisi awal, serta pekerja scaffolding berpengalaman namun belum memiliki sertifikat scaffolding.

Setelah itu, barulah bisa mengikuti rangkaian pelatihan yang terdiri dari teori dan praktik. Semua peserta akan diuji untuk mendapatkan sertifikat sebagai Operator Scaffolding.

Salah satu peserta pelatihan, Noffedri dari Desa Sukaurip menyampaikan terima kasih atas pelatihan yang sudah diberikan Pertamina RU VI Balongan.

"Semoga melalui pelatihan ini selain menambah skill dan pengetahuan juga menambah kepercayaan diri dalam mencari pekerjaan," tutup Noffedri. (ega/mul)


Berita Terkait