DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 18:15 WIB

Pertamina Dukung Program Pengabdian Masyarakat UI di Jeneponto

Akfa Nasrulhak - detikNews
Pertamina Dukung Program Pengabdian Masyarakat UI di Jeneponto Foto: Dok Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) turut berupaya mengembangkan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasi Pertamina. Melalui kerja sama dengan berbagai instansi termasuk perguruan tinggi, salah satunya yakni kemitraan Pertamina dan Universitas Indonesia (UI) untuk Pengabdian kepada Masyarakat.

Sejak Februari 2018 lalu, Pertamina memberikan dukungan kepada tim UI pada Program Kemitraan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) 'Pengembangan Usaha Rakyat Berbasis Olahan Laut untuk Membentuk Desa Produktif dan Kreatif' di Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Kegiatan Pengmas UI ini akan berakhir pada November 2018.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII M. Roby Hervindo mengatakan usai program Pengmas ini berakhir, Pertamina akan mendukung keberlanjutan pembinaan para kelompok usaha tersebut.

"Pembinaan akan disesuaikan dengan program kerja yang ada di Pertamina, salah satunya yakni melalui program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)," ujar Roby, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/10/2018).

Bersama Ketua Tim Pengmas UI, Roby secara simbolis menutup kegiatan Pengmas ini bertempat di Kelurahan Pabiringa, Jeneponto, Kamis (18/10/2018). Turut hadir Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Agus Saleh, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Zubair, Camat Binamu Basuki Baharuddin, dan Lurah Pabiringa Flamegiyanti.

Adapun tim UI untuk program Pengmas ini terdiri dari 4 orang Pengabdi sekaligus Dosen Pengajar dari UI yakni Ratih Dyah Kusumastuti, Tengku Ezni Balqiah, Rifelly Dewi Astuti, dan Viverita, melakukan pembinaan terhadap empat kelompok usaha wanita pengolah hasil laut dari Kelurahan Pabiringa.

Ratih selaku Pengabdi Utama dan Ketua Tim Pengmas UI menjelaskan bahwa dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini kelompok usaha dibina agar dapat mandiri dan berkesinambungan.

"Pembinaan yang dilakukan antara lain peningkatan kapasitas manajerial kelompok usaha, perbaikan produk, perolehan PIRT (produk industri rumah tangga), serta penjajakan kerjasama dengan toko ritel sebagai sarana pemasaran produknya," ujar Ratih.

Sebelumnya, lanjut Ratih, kegiatan Pengmas ini sudah diawali dengan pemetaan permasalahan dan kebutuhan dari kelompok usaha. Selain itu juga dilakukan kordinasi dan diskusi dengan pemda dan dinas setempat.

"Selanjutnya seluruh kelompok usaha diberikan pelatihan pengelolaan usaha berbasis rumah tangga serta penyerahan bantuan alat-alat produksi yang dibutuhkan oleh kelompok usaha," jelasnya.

Sebanyak empat kelompok usaha yang terbentuk di antaranya Kelompok Turikale (kerupuk ikan), Kelompok Melati (keripik rumput laut), Kelompok Cahaya (stik bandeng), dan Kelompok Balolang Pesisir (bandeng presto) dimana per kelompok beranggotakan 5 sampai 10 orang ibu-ibu.

Menurut Ratih, sesuai tujuannya untuk membentuk ke-efektivisan UKM yang mandiri, diharapkan seluruh kelompok usaha tersebut dapat menjalankan usahanya secara berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan penghasilan dari rumah tangga nya masing-masing.

"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pertamina, semoga ke depan kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin," harapnya.
(ega/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed