"Jangan sampai orang di kampung tidak mengerti Pancasila," kata Syafrudin dalam keterangan tertulis, Jumat (19/10/2018).
Di pertemuan yang berlangsung pada Rabu (17/10) itu, Syafrudin mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila dan pentingnya generasi muda memahami tata nilai kebangsaan. Sehingga bangsa Indonesia tidak kehilangan semangat perjuangan dan tujuan bernegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat menghindari berbagai informasi yang memprovokasi. Menurutnya rasa cinta Tanah Air, wawasan kebangsaan, memperkuat gotong royong, dan menjaga kerukunan dalam bingkai NKRI adalah yang paling penting.
Ia pun berharap masyarakat di Nusa Tenggara Barat paham terhadap nilai-nilai kebangsaan. Sehingga seaindainya terdapat permasalahan sosial, masyarakat dapat diselesaikan dengan cara musyawarah bukan dengan kekerasan. (ega/mul)










































