Bertemu Mahasiswa Budhis Indonesia, Ketua MPR Bicara soal Kedaulatan

Bertemu Mahasiswa Budhis Indonesia, Ketua MPR Bicara soal Kedaulatan

Moch Prima Fauzi - detikNews
Jumat, 19 Okt 2018 18:03 WIB
Bertemu Mahasiswa Budhis Indonesia, Ketua MPR Bicara soal Kedaulatan
Foto: Dok MPR
Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima kunjungan Pengurus Pusat Himpunan Mahahsiswa Budhis Indonesia (Hikmahbudhi) di Gedung Nusantara III Komplek Gedung MPR/DPR/DPD. Dalam pertemuan ini Zulkifli sempat berbicara soal kedaulatan baik ekonomi dan budaya.

Kedaulatan yang diterangkan Zulkifli yakni mengenai ketahanan pangan di sektor ekonomi. Menurutnya, jika ekonomi berdaulat maka tak ada impor bahan pangan. Sementara dalam kebudayaan akan memperkuat budaya bangsa.

"Bila kita berdaulat dalam ekonomi maka kita tak impor bahan pangan. Bila berdaulat dalam kebudayaan maka budaya kita akan kuat," kata Zulkifli dalam keterangan tertulis, Jumat (19/10/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan berdaulat, kata Zulkifli, maka akan bangsa Indonesia bisa berlaku adil untuk semua masyarakat. "Dalam keadilan ada kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Itu semua ditopang dengan Empat Pilar", tambahnya.

Dia juga menegaskan agar bangsa Indonesia tidak tunduk pada salah satu kekuatan dunia. Sebagai negara yang subur dan kaya sumber daya alam, ia berharap kekayaan alamnya mampu dikelola oleh bangsa sendiri. Untuk itu ia mengatakan rakyat Indonesia harus cerdas.

Selain membahas soal kedaulatan, Zulkifli juga membahas soal pemilu. Menurutnya pemilu adalah cara untuk berdemokrasi yang diharapkan untuk menjaga persatuan dan kedaulatan. Menjelang Pemilu, ia pun mengkampanyekan pemilu damai, dan kompetisi yang bersahabat. Untuk itu dirinya berharap tak terjadi kegaduhan di tahun politik ini.

"Kalau gaduh berarti itu melanggar", ungkapnya.

Ia menegaskan agar masyarakat tak membangun narasi berperang dalam berkampanye. "Karena kita bukan mau perang," cetusnya.

Calon presiden yang ada saat ini pun disebutnya sama baik. Diungkapnya saat ini bangsa Indonesia sedang berproses menuju tatanan demokrasi yang lebih stabil. Untuk itu bila menjadi presiden, kepala daerah, atau pemimpin diwajibkan untuk melayani masyarakat bebas dari kebodohan, kemiskinan, dan ketakutan.

Sementara itu, kedatangan pegurus pusat Hikmahbudhi ke MPR adalah untuk bersilaturahmi jelang kongres yang akan diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat. Di kesempatan ini ia juga mengundang Zulkifli Hasan untuk sosialisasi Empat Pilar pada acara tersebut.

Ketua Umum Hikmahbudhi Sugiartana mengapresiasi sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan oleh MPR. "Hikmahbudhi juga akan ikut mengawal Empat Pilar," kata dia.

Sebelumnya Zulkifli Hasan juga bertemu dengan Brigade PII (Pelajar Islam Indonesia). Dalam pertemuan itu, Brigade PII menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan seperti membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi dengan membangun sekolah alternatif. Mereka juga akan mengadakan apel akbar di Lapangan Monas pada 11 November untuk memperingati Hari Pahlawan.

Zulifli Hasan mengapresiasi bantuan yang diberikan Brigade PII. "Anak muda memang harus begitu, peduli bencana", ungkapnya.

Ia pun mengaku akan hadir dalam apel akbar yang digelar Brigade PII untuk menyosialisasikan Empat Pilar. "Dalam acara itu MPR akan menyosialisasikan Empat Pilar," pungkas dia. (ega/mul)


Berita Terkait