DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 15:23 WIB

PAN Heran Hanum Rais Dilaporkan ke PDGI soal Ratna: Dasarnya Apa?

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
PAN Heran Hanum Rais Dilaporkan ke PDGI soal Ratna: Dasarnya Apa? Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Putri Amien Rais, Hanum Rais, diadukan ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) terkait hoax Ratna Sarumpaet. PAN heran atas pelaporan tersebut.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo menilai pelapor, Syarikat 98, tak memahami Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Menurutnya, laporan tersebut salah alamat.

"Apakah mereka paham bahwa meski setiap orang yang mengetahui atau merasa dirugikan terkait tindakan seorang dokter, dapat memberikan pengaduan, tapi pengaduannya ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia?" ujar Dradjad kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).


Dradjad juga menilai Syarikat 98 tak paham bahwa ada sejumlah informasi yang harus dilengkapi sebagai pelapor. Misalnya, identitas pengadu atau pelapor, identitas pasien (jika pengadu bukan pasien), nama dan tempat praktik dokter atau dokter gigi yang diadukan, waktu tindakan dilakukan, alasan pengaduan dan kronologi, serta pernyataan tentang kebenaran pengaduan.

"Pertanyaannya, mereka ini pasien bukan? Jika bukan pasien, lalu pasiennya siapa? Mbak Hanum sedang praktik di mana? Kerugian pasien apa?" katanya.


Dengan demikian, menurut Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, tak ada dasar untuk melaporkan Hanum ke pihak mana pun. Apalagi, ditegaskannya, putri Amien Rais itu merupakan korban kebohongan Ratna.

"Dari pertanyaan di atas, sebenarnya mudah dilihat secara objektif, tidak ada dasar apa pun untuk melaporkan Mbak Hanum ke pihak mana pun berdasarkan UU 29/2004. Malah Mbak Hanum ini korban kebohongan," ujar Dradjad.

"Jadi, Mbak Hanum sebenarnya bisa melaporkan pelapor ke polisi berdasarkan KUHP Pasal 310 ayat 1 terkait pencemaran nama baik. Penasihat hukum tentu lebih ahli dari saya untuk melihat bahwa pelaporan mbak Hanum tersebut sudah memenuhi unsur KUHP Pasal 310 ayat 1," sambungnya.


Diberitakan sebelumnya, putri Amien Rais, Hanum Rais, diadukan oleh Syarikat 98 ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) terkait hoax Ratna Sarumpaet. Hanum dinilai menggunakan referensi profesi terkait penyebaran kabar penganiayaan yang ternyata hoax.

"Hari ini konteksnya seorang dokter Hanum Rais yang menyatakan atas nama profesinya menjustifikasi kebenaran seakan-akan beliau sudah memeriksa sendiri. Meraba luka yang dialami Ratna Sarumpaet dan dia yakinkan ke publik melalui media sosialnya hingga viral bahwa luka itu akibat tendangan dan pukulan. Ternyata satu hari kemudian itu dianulir sendiri oleh korban (oleh Ratna)," ujar Ketua Umum Syarikat 98 Hengky Irawan setelah mengadukan Hanum Rais di kantor PB PDGI, Jl Utan Kayu, Jakarta Timur.

Atas aduan tersebut, PB PDGI berjanji menindaklanjuti aduan dugaan pelanggaran etik putri Amien Rais, Hanum Rais. Hanum dilaporkan gara-gara hoax Ratna Sarumpaet.

"Yang dilaporkan adalah pelanggaran etikanya. Tentunya akan diselesaikan secara etika, bukan secara hukum dan kita akan menyelesaikan secara sidang etika nantinya," kata Ketua PB PDGI Hananto Seno kepada wartawan di kantor PB PDGI, Jl Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (19/10).
(mae/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed