DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 14:06 WIB

Jokowi Ingatkan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

Moch Prima Fauzi - detikNews
Jokowi Ingatkan Dana Desa Harus Tepat Sasaran Foto: Dok Kemendes
Jakarta - Dalam pembukaan acara Temu Karya Nasional, Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX, dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) 2018 di Kabupaten Badung, Bali, Presiden RI Joko Widodo mengatakan penggunaan dana desa harus tepat sasaran. Ia mengatakan pembangunan infrastruktur harus menyeluruh.

"Percuma jalan tolnya rampung, jalan besarnya rampung, tapi jalan desanya tidak bisa dilewati. Percuma ada jalan besar, ada jalan tol, tapi jalan kecamatannya rusak. Semua harus tersambung dari yang kecil sampai yang besar. Inilah mengapa adanya dana desa," kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Jumat (19/10/2018).

"Dalam empat tahun ini kita telah membangun (infrastruktur) yang besar baik jalan tol, airport baru, pembangunan pelabuhan, bendungan-bendungan, ini yang besar-besar. Kemudian yang sedang, yang kecil siapa? Ya provinsi, kabupaten, dan desa, sehingga pembagian kerja menjadi jelas. Jangan semuanya dari pusat. Harus bagi-bagi kita ini," imbuhnya.


Jokowi menjelaskan soal jumlah anggaran yang dalam empat tahun terakhir. Ia mengatakan tahun ini anggarannya sebesar Rp 400 triliun untuk infrastruktur. Untuk dana desa di tahun 2015 sebesar Rp 20 triliun, tahun 2016 sebesar Rp 47 triliun, tahun 2017 sebesar Rp 60 triliun, dan tahun 2018 sebesar Rp 60 triliun. Rencananya, tahun 2019 anggaran dana desa akan meningkat menjadi Rp 70 triliun.

Ia berpesan agar pembangunan infrastruktur dana desa harus memberikan kontribusi pada peningkatan ekonomi lokal. Misalnya dalam penyediaan bahan material seperti pasir, batu, atau semen dengan mengutamakan produk lokal. Dengan begitu, lanjutnya, uang dari dana desa dapat berputar di desa, di kecamatan, atau minimal setingkat kabupaten.

"Saya titip, untuk pembangunan infrastruktur besar maupun infrastruktur desa, kita akan mulai menggeser ke pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi daerah dan desa. Kalau ada infrastruktur yang belum rampung tidak apa-apa, tapi mulai digeser untuk pemberdayaan ekonomi," terangnya.


Di kesempatan yang sama ia juga mengungkapkan rencana pemerintah yang akan memberikan anggaran langsung ke kelurahan seperti halnya dana desa. Hanya saja nominalnya masih dalam kajian pemerintah.

Untuk mengetahui informasi lainnya dari Kemendes PDTT silahkan klik di sini.
(ega/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed