DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 10:22 WIB

Heboh! Warga Sumsel Temukan Perahu Berusia Ratusan Tahun

Raja Adil Siregar - detikNews
Heboh! Warga Sumsel Temukan Perahu Berusia Ratusan Tahun Perahu kuno di Sumsel (ist.)
Palembang - Warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dibuat heboh oleh penemuan sebuah perahu kuno. Perahu berwarna hitam pekat itu pun diprediksi telah berusia ratusan tahun.

Perahu pertama kali ditemukan oleh para penambang saat mencari pasir di Sungai Jambu, anak Sungai Komering. Selama ini daerah tersebut memang dikenal memiliki banyak peninggalan benda bersejarah.

"Penemuan kemarin sore. Saya bersama enam warga lain sedang nambang pasir, tiba-tiba ada benda mencurigakan, keras dan besar," terang Dermawan, salah satu warga yang menemukan perahu kuno di OKI, saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (19/10/2018).

Ketika tahu ada benda mencurigakan, Mawan bersama penambang lain pun langsung melakukan penyelaman di kedalaman 7 meter. Alhasil, ditemukan perahu kuno berwarna hitam pekat.

"Kami kaget, waktu masih menyelam itu sebenarnya sudah memprediksikan benda itu adalah perahu. Soalnya bagian ujung sempat kepegang sebelum perahu akhirnya bisa terangkat ke permukaan," imbuh Mawan.

"Panjang sekitar 8 meter dan lebarnya 1 meter kurang-lebih. Warga biasa bilang itu 'perahu bawang' karena memang ini seperti bawang dibelah," sambung pria berusia 37 tahun tersebut.

Atas temuan tersebut, Mawan mengaku telah berkonsultasi dengan dinas terkait di OKI. Salah satunya pihak di Kelurahan dan Kecamatan Tanjung Lubuk sebagai lokasi penemuan perahu kuno.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasubag Media dan Komunikasi Pemkab Ogan Komering Ilir, Adi Yanto, mengatakan pihaknya telah menerima laporan penemuan itu.

"Sudah diterima laporannya dari warga, itu ditemukan oleh penambang pasir di bantaran Sungai Komering. Terbuat dari sebatang pohon dan diperkirakan telah berusia ratusan tahun," kata Adi.

Sampai saat ini, belum bisa dipastikan keterkaitan perahu tersebut dengan zamannya. Apakah di zaman Kerajaan Sriwijaya atau pada masa lain yang juga memiliki nilai sejarah.

"Untuk tahun dan zaman belum bisa kami pastikan, perlu penelitian lebih lanjut dari tim cagar budaya. Tapi yang jelas daerah itu (Tanjung Lubuk) memang punya nilai sejarah tinggi," sambungnya.

"Hari ini tim kita langsung turun ke lokasi penemuan. Warga katanya kooperatif. Ya kalau memang benda bersejarah, mereka siap menyerahkan ke Pemkab," tutup Adi.




Tonton juga 'Perburuan Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Sungai Sekanak':

[Gambas:Video 20detik]


(ras/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed