DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 06:47 WIB

Anies Buka-bukaan Soal Kisruh Truk Sampah Jakarta-Bekasi

Indra Komara, Isal Mawardi - detikNews
Anies Buka-bukaan Soal Kisruh Truk Sampah Jakarta-Bekasi Anies Baswedan. Foto: Agung Pambudhy
FOKUS BERITA: Kisruh Truk Sampah DKI
Jakarta - Truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta dirazia oleh Dishub Kota Bekasi. Sebanyak 50 truk sampah sempat kedapatan tak memiliki kelengkapan.

"Iya memang gitu (tidak pakai penutup), yang kita razia (truk) itu yang air lindinya itu masih berceceran. Itu sejenis konvektor ya, itu kan truk-truk biasa. Akhirnya berceceran airnya di jalan, bau kan. Kita kan banyak pengguna kendaraan bermotor, kalau kena gimana?" ujar Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, saat dihubungi, Kamis (18/10/2018).



Sementara itu Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menyebut sejumlah kewajiban Pemprov DKI terkait pengangkutan sampah yang tak dipenuhi. Tapi Yayan juga menyinggung duit kompensasi bau ke Bekasi.

"Ya kita bukan hanya terkait itu ya. Karena gini, dalam perjanjian Bekasi dengan DKI ada beberapa item, salah satunya tentang pengangkutan sampah itu, ada juga tentang kompensasi. Dari beberapa item, DKI belum melaksanakan kewajiban-kewajiban itu," ujar Yayan saat dihubungi.

Razia tersebut dilakukan pada Rabu (17/10). Menanggapi sikap Pemkot Bekasi itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun buka-bukaan soal apa yang dimaksud kewajiban.

"Kami ingin terus menjaga hubungan baik itu, sehingga kewajiban kita Alhamdulillah tertunaikan. Untuk 2018 sudah ditunaikan per bulan Mei nilainya Rp 194 miliar dan untuk 2019 kewajiban Rp 141 miliar," ujar Anies kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.



Anies juga menegaskan soal kesepakatan antara Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi. Menurut dia, sebagai institusi pemerintahan maka pihaknya akan menyanggupi kewajiban yang telah disepakati.

"Kita ini adalah institusi pemerintahan bekerja berdasarkan kesepakatan, pada perjanjian, bila perjanjian dilaksanakan harusnya tidak ada masalah. Perjanjian dilaksanakan dan berujung masalah nanti tidak ada kepastian hukum di Indonesia," kata Anies.

Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan Pemprov DKI pada tahun ini menyetujui usulan bantuan keuangan ke Pemkot Bekasi.

Nilai usulan bantuan keuangan mulanya Rp 202 miliar, namun setelah diverifikasi, menjadi Rp 194 miliar. Dana hibah ini terkait dengan pemanfaatan lahan di Bantargebang sebagai pembuangan sampah dari Jakarta

"Dan ini sudah dicairkan pada Mei 2018," kata Premi.

Truk Sampah DKI Jakarta Pernah Ditimpuki Batu

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pernah menyurati Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkait pelemparan batu ke truk sampah pada Oktober 2017. Pihaknya minta pengawasan dan perlindungan operasional truk sampah.

"Ini kejadian yang kesekian kalinya dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa kali kami laporkan kejadian-kejadian tersebut ke Polsek Bantargebang," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Aji kepada detikcom, Jumat (6/10/2017).

Saat itu Anies Baswedan sudah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, namun belum dilantik. Adapun Gubernur DKI yang menjabat waktu itu adalah Djarot Saiful Hidayat.

Pada 2015, polisi sampai berjaga di wilayah Cibubur untuk mengantisipasi pengadangan. Kapolda Metro Jaya saat itu, Irjen Tito Karnavian (yang kemudian menjadi Kapolri dan berpangkat Jenderal), mengatakan sudah mengidentifikasi massa yang melakukan pengadangan.

Polda Metro Jaya waktu itu membentuk tim untuk pengamanan terkait pengadangan truk sampah DKI di TPST Bantargebang, Bekasi. Tim akan diturunkan jika terjadi tindak pidana di dalamnya.

"Polda Metro sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pengamanan dan tindakan kepolisian bila ada pelanggaran hukum. Jadi silakan saja, memang ada masalah tapi kita ingatkan masalah itu harus ada kanalnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya kala itu, Kombes Mohammad Iqbal kepada wartawan di ruangannya, Kamis (5/11/2015).

Presiden Jokowi bahkan sampai berpesan kepada Polda Metro Jaya untuk secara khusus menangani pengadangan truk sampah. Pengadangan bahkan dilakukan warga di Cileungsi, Bogor. Jokowi waktu itu meminta Tito membuka jalur truk sampah DKI Jakarta untuk menuju ke TPST Bantargebang, Bekasi.


Saksikan juga video 'Anies Telah Hibahkan Rp 194 M ke Bekasi Terkait Sampah':

[Gambas:Video 20detik]


(bag/zak)
FOKUS BERITA: Kisruh Truk Sampah DKI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed