DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 16:57 WIB

Gubernur NTB Minta Warga Dukung Pokmas untuk Pencairan Bantuan

Ray Jordan - detikNews
Gubernur NTB Minta Warga Dukung Pokmas untuk Pencairan Bantuan Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pencairan dana bantuan stimulan pembangunan rumah bagi korban gempa Nusa Tenggara Barat (NTB) harus didampingi oleh anggota Kelompok Masyarakat (Pokmas). Gubernur NTB Zulkieflimansyah menegaskan, jika Pokmas belum terbentuk, maka dana bantuan itu tidak bisa dicairkan.

Zulkifliemansyah berharap semua pihak bisa membantu warga mempercepat terbentuknya Pokmas. Sebab, Pokmas menjadi syarat penting untuk pencairan dana bantuan stimulan rumah untuk korban bencana tersebut.



"Kalau Pokmas belum terbentuk maka dana tidak akan dicairkan. Karena dana itu akan disalurkan melalui rekening Pokmas," kata Zulkifliemansyah di Lombok, NTB, Kamis (18/10/2018).

Dia juga mengatakan, warga penerima bantuan tidak akan menerima uang secara langsung. Nantinya penerima bantuan akan menerima bantuan berupa pembangunan infrastruktur untuk rumah tinggal. Pemerintah juga akan melibatkan TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan tersebut.

"Karena dana tersebut nantinya akan ditransfer dari rekening pokmas ke rekening perusahaan supplier bahan. Atau ditransfer untuk upah tenaga kerja," katanya.

Zulkifliemansyah juga menekankan, pembentukan Pokmas akan mempercepat proses bantuan dan kontrol dalam penggunaan dana tersebut. Pokmas juga sebagai bentuk penyederhanaan proses pencairan bantuan. Hal ini sesuai dengan yang diharapkan oleh Presiden Jokowi.

"Ini bagian dari upaya menyederhanakan proses pencairan bantuan. Jika sebelumnya cukup banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Tapi melalui pokmas akan lebih sederhana dan akuntabilitasnya lebih terjamin. Kita tidak ingin masyarakat terjerat masalah," ucap Doktor Zul.



Zulkifliemansyah juga mengatakan, sempat ada persepsi keliru di tengah masyarakat terkait lambatnya pencairan dana stimulan untuk korban bencana di NTB. Namun dia menilai, pencairan tersebut lambat karena banyaknya prosedur persyaratan yang harus dilalui. Namun kini prosedur tersebut sudah disederhanakan dari 17 menjadi 1.

"Alhamdulillah sederhana, sungguh signifikan karena selama ini kelihatan rumit teknisnya. Dengan sederhana seperti ini warga merasa lega dan kami sangat yakin proses ke depan akan lancar," katanya.

Sebelumnya, Jokowi menekankan pentingnya keberadaan Pokmas sebagai pendamping masyarakat dalam pencairan dan bantuan stimulan tersebut. Jokowi mengatakan, tujuan dari pendampingan ini agar bantuan yang diberikan itu bisa digunakan dengan tepat sasaran.

"Kenapa dengan Pokmas? Supaya ada kontrol. Karena kita punya pengalaman di Yogya, di Padang dan di Aceh. Jangan sampai bantuan tadi tidak jadi rumah, tapi dipakai untuk yang lain. Sehingga saling mengontrol dan mengawasi. Sehingga ada Pokmas. Rumah berdiri dan kita bisa menghuni rumah kita kembali," kata Jokowi saat menyerahkan buku tabungan bantuan stimulan pembangunan rumah bagi korban gempa di Lapangan Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, Kamis (18/10).




Tonton juga 'Pemerintah Percepat Pencairan Dana Korban Gempa Lombok':

[Gambas:Video 20detik]


(jor/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed