DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 16:22 WIB

Soal Kasus Videotron, Bawaslu Tetap Minta Tim Jokowi Bawa Surat Kuasa

Eva Safitri - detikNews
Soal Kasus Videotron, Bawaslu Tetap Minta Tim Jokowi Bawa Surat Kuasa Foto: Komisioner Bawaslu DKI Puadi (Arief Ikhsanuddin/detikcom)
Jakarta - Sidang videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin ditunda tiga kali lantaran perwakilan dari pihak terlapor datang tanpa surat kuasa. Bawaslu DKI tetap meminta siapapun yang mewakili Jokowi-Ma'ruf membawa surat kuasa.

"Kalau kita kan menjalankan mekanisme dan prosedur," ujar Komisioner Bawaslu DKI, Puadi di kantornya, Jl Danau Agung 3, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/10/2018).

Bawaslu sudah menyampaikan sejak pemanggilan pertama jika terlapor tidak hadir boleh diwakilkan dengan membawa surat kuasa. Terlapor harus mengkuasakan dengan memerintahkan langsung.


"Sudah saya sampaikan siapapun perwakilannya yang datang harus bawa surat kuasa. Siapa yang mengkuasakan ya karena objeknya paslon maka dia lah yang membuat surat yang memerintahkan," ucap Puadi.

Sebelumnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Nelson Simanjuntak bersikeras dengan surat mandat sidang dapat berjalan. Ia menyebut surat mandat saja cukup untuk menjadi legalitas dirinya merupakan perwakilan dari Jokowi-Ma'ruf sebagai terlapor.

"Mestinya sudah cukup. Apa sih yang kita perdebatkan terlalu rumit dengan dugaan pelanggaran administrasi seperti ini dengan keinginan kita bersama bahwa pemilu ini yang lebih bermartabat," ujarnya.


Sebab Nelson menganggap pelaporan ini merupakan masalah dasar karena hanya menyangkut mekanisme kampanye menggunakan alat peraga. Ia mengatakan sanksi dari hal tersebut bisa dilakukan dengan tindakan.

"Ini kan bukan hal yang diributkan yang sangat substansial, ini kan menyangkut soal dugaan pelanggaran terhadap mekanisme dan tata cara alat peraga yang sanksinya ya dimatikan, diambilkan barang itu, atau yang pemasangnya itu memindahkan ke tempat lain," ucap Nelson.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed