DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 11:38 WIB

Soal Esemka, PKB: Mesin Tentu Masih dari Luar

Elza Astari Retaduari - detikNews
Soal Esemka, PKB: Mesin Tentu Masih dari Luar Foto: Wasekjen PKB Daniel Johan. (Dok. Istimewa).
Jakarta - Mobil Esemka yang kabarnya akan di-launching disorot kubu oposisi. Mobil itu diragukan keotentikannya. Kubu Jokowi merespons keraguan yang muncul.

Salah satu yang meragukan adalah anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade. Andre mempertanyakan apakah mobil Esemka benar-benar buatan dalam negeri atau ada yang diimpor dari luar negeri.

"Bang Andre lagi mimpi, di mana-mana visi kemandirian apalagi di bidang teknologi sudah pasti tidak bisa sulap langsung semuanya buatan dalam negeri," ujar Wasekjen PKB Daniel Johan lewat pesan singkat, Kamis (18/10/2018).

Sekalipun mesin Esemka masih diimpor dari luar, bukan berarti mobil itu tidak bisa dicap buatan dalam negeri. Daniel menyebut, setiap kemajuan teknologi setiap negara dilakuakn secara bertahap dan tidak bisa instan.


"Mesin tentu masih dari luar dan secara bertahap dilaksanakan alih teknologi. Malaysia aja mesinnya juga masih dari luar seharusnya," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

Daniel lalu mengapresiasi Presiden Jokowi yang sudah memberikan kepercayaan terhadap mobil Esemka sejak masih menjadi Wali Kota Solo. Bahkan Jokowi pernah menjadikan Esemka sebagai kendaraan dinasnya.

"Jadi apa yang dilakukan Pak Jokowi sudah sangat visioner dan benar, bukan hanya wacana tapi dieksekusi secara nyata," ucap Daniel.

Sebelumnya diberitakan, banyak yang mencurigai mobil Esemka hanya sekedar ganti emblem saja dari China. Ini dikarenakan, beberapa jenis Esemka memiliki kemiripan dengan mobil buatan negara tirai bambu itu.


Pihak oposisi menyoroti permasalahan ini, apalagi Esemka kembali ramai dibicarakan menjelang Pilpres 2019. Ada yang menduga kemunculan Esemka kembali untuk menaikkan elektabilitas Jokowi.

"Informasinya menjelang Pemilu mobil Esemka akan di-launching, seperti mobil pikap itulah, di desa-desa nanti untuk pertanian. Juga, apakah benar saya dengar akan ada keinginan pembelian itu nanti dimobilisasi oleh instansi-instansi pemerintah. Ini harus diteliti dulu, pertama apakah benar mobil itu benar-benar buatan dalam negeri atau tidak. Diteliti mesinnya dari mana, buatan anak negeri atau diimpor, rangka dibangun di mana, ini harus diteliti," ucap anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade, Rabu (17/10).


Saksikan juga video 'Fahri: Jangan-jangan Mobil Esemka Diimpor Terus Distempel Gitu':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed