DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 08:11 WIB

PPP-NasDem-PSI Nilai Prabowo 'The Winter Soldier' Cuma Ikut-ikutan

Haris Fadhil - detikNews
PPP-NasDem-PSI Nilai Prabowo The Winter Soldier Cuma Ikut-ikutan Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - PPP menilai harapan Jubir Timses Prabowo-Sandiaga Uno, Suhud Alynudin, agar Prabowo Subianto menjadi 'The Winter Soldier' yang membawa Indonesia ke arah lebih baik cuma ikut-ikutan. PPP pun menyinggung hasil Pilpres 2014 terkait hal tersebut.

"Mereka terjebak pada istilah-istilah dan selalu mengekor. The Winter Soldier itu harapan mereka, kenyataannya seperti apa? Tentu rakyatlah yang menilainya. Kalau memang diyakini seperti yang disampaikan kawan PKS harusnya dukungan rakyat Indonesia pada pilpres 2014 lebih besar ke Prabowo dan menang," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi, Rabu (17/10/2018) malam.


Dia mengatakan Prabowo tak terpilih karena rakyat lebih yakin Joko Widodo (Jokowi)-lah yang bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik. Menurutnya, Jokowi telah membuktikan kinerjanya.

"Namun hal itu tidak terjadi karena rakyat Indonesia justru memilih Jokowi karena dianggap mampu untuk mengembalikan Indonesia ke arah yang lebih baik. Hal itu terlihat dari pelaksanaan program Jokowi mulai dari infrastuktur, kesejahteraan sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi mengalami perkembangan yang bagus. Kami hanya memaparkan bukti bukan sekedar wacana apalagi hanya janji," jelasnya.

Ketua DPP NasDem Irma Suryani ChaniagoKetua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago Foto: Dok. Pribadi
Selanjutnya, Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menilai penggunaan 'The Winter Soldier' oleh Suhud cuma copy-paste. Dia pun menyinggung soal ucapan 'Make Indonesia great again' yang dianggap meniru slogan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Selalu copy paste ya ha ha. 'Indonesia great again' juga niru Trump sepertinya kurang ide," ucapnya.

Irma juga mengatakan 'The Winter Soldier' hanya dicocok-cocokkan saja ke sosok Prabowo. Dia mengingatkan soal cawapres Sandiaga Uno yang disebut sebagai ulama.

"Ya di cocok cocokin mungkin. Wong Sandiaga Uno saja yang pengusaha dibilang ulama," tuturnya.

Tsamara AmanyTsamara Amany (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Berikutnya, Ketua DPP PSI Tsamara Amany juga menilai harapan Suhud itu ikut-ikutan Jokowi. Dia mengaitkannya dengan penggunaan 'Winter is coming' oleh Jokowi untuk menjelaskan situasi ekonomi dunia.

"Pak Prabowo dan timsesnya adalah follower. Sebab, mereka kan sebenarnya meniru Pak Jokowi yang sebelumnya menggunakan 'Winter is Coming' untuk menjelaskan situasi ekonomi dunia hari ini. Pak Jokowi lah trend-setternya," jelas Tsamara.

Dia mengatakan Indonesia baik-baik saja saat dipimpin Jokowi. Salah satunya soal angka kemiskinan yang menurun.

"Indonesia juga baik-baik saja. Alhamdulillah di era Pak Jokowi, angka kemiskinan kita ditekan 2 juta jiwa. Pengangguran terendah sejak era reformasi. Bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar berjalan dengan baik. Di tangan Pak Jokowi, kita menuju Indonesia maju," ucapnya.

Sebelumnya, Suhud Alynudin, mendoakan sang capres menjadi 'The Winter Soldier'. Politikus PKS ini berharap Prabowo yang baru berulang tahun ke-67 ini bisa membawa Indonesia ke kondisi yang lebih baik.

"Semoga Pak Prabowo dapat menjadi 'The Winter Soldier' yang akan mengembalikan Indonesia ke arah kondisi yang baik," kata Suhud kepada wartawan, Rabu (17/10).

Penggunaan nama tokoh di film Avengers juga pernah digunakan Presiden Jokowi. Saat itu, Jokowi menggunakan nama tokoh 'Thanos' saat berpidato di Vietnam.

"Thanos ingin memusnahkan setengah populasi karena ia percaya sumber daya planet bumi terbatas," ujar Jokowi saat menyampaikan pidatonya pada World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (12/9) lalu.



Saksikan juga video 'Prabowo Tiru Jargon Donald Trump, Tim Jokowi: Tidak Kreatif':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed