Polisi Sisir Gedung DPR, Cari Kemungkinan Adanya Peluru Nyasar

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 17 Okt 2018 19:33 WIB
Tim Inafis dan Labfor mengecek TKP peluru nyasar di gedung DPR. (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Polisi menyisir sejumlah tempat di gedung DPR. Polisi ingin memastikan tak ada peluru nyasar lain di gedung tersebut.

"Tadi sudah kita sisir, nanti apakah ada temuan-temuan berikutnya atau tidak, kalau ada, kita cek. Kita kan belum lihat di sana. Nanti kalau sudah, informasi ada di lantai 9 ya, anggota masih di sana. Kita kan olah TKP di sana untuk melihat seperti apa, apanya yang pecah atau mengenai kaca atau mengenai tembok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Argo mengatakan tim Puslabfor dan Inafis Polri sedang melakukan pemeriksaan terhadap peluru yang ditemukan hari ini. Arah tembakan dari peluru itu juga sedang dipetakan.

"Sama ya nanti Labfor dan Inafis yang akan menggambar, kan olah TKP digambar. Arahnya seperti apa, kemiringannya berapa derajat, nanti dari Labfor nanti akan melakukan penggambaran," ujarnya.



Selain itu, polisi akan memeriksa pemilik senjata yang digunakan oleh tersangka peluru nyasar. Polisi ingin menyelidiki mekanisme perizinan senjata itu.

"Nanti kita juga akan memintai keterangan pemilik senjata. Nanti akan kita gali itu kenapa I sama R bisa memakai senjata, itu SOP-nya seperti apa. Nanti kita akan memeriksa Senayan sendiri di lapangan tembak seperti apa SOP-nya untuk seseorang yang mengadakan latihan itu syaratnya seperti apa, nanti akan kita tanyakan di sana. Mulai dari administrasi, kemudian kegiatannya seperti apa, nah kita nanti baru dapatkan cerita itu secara utuh," ujarnya.

Sebelumnya, tiga peluru ditemukan di tiga ruang kerja anggota DPR. Total ada lima peluru nyasar yang ditemukan di gedung DPR sejak Senin (15/10). (knv/rvk)