DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 18:31 WIB

Pria Tewas Bunuh Diri di Apartemen Jakbar Punya Banyak Senpi Ilegal

Nur Azizah - detikNews
Pria Tewas Bunuh Diri di Apartemen Jakbar Punya Banyak Senpi Ilegal Foto: Senjata ilegal di kamar pelaku bunuh diri (Azizah-detik)
Jakarta - Ommy Waisa Andrian (43) ditemukan tewas di Tower 2 Unit Kenanga Lantai 25 KF, Apartemen Mediterania, Jakarta Barat dengan luka tembak dan diduga bunuh diri. Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan adanya senjata api ilegal di kamar Ommy.

"Di balik kejadian ini (tewasnya Ommy) ada suatu fenomena yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Ternyata di kamarnya ataupun di TKP kami temukan senjata-senjata yang lain," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Slipi, Rabu (17/10/2018).

Senjata-senjata yang ditemukan di kamar Ommy adalah senjata laras panjang tipe MP4 kaliber 5.56 yang merupakan standar militer dengan jarak efektif kurang lebih 300 meter, juga senjata Hunter CZ-43 dengan peluru karet, dan memiliki izin atas nama Ommy. Selain itu, polisi juga menemukan senjata Bareta Tomcat yang digunakan Ommy untuk bunuh diri. Polisi juga mengamankan senjata 19-11 kaliber 9 mm, yang atas koordinasi dengan intelijen dari Polda Metro Jaya didapati bahwa senjata tersebut juga tidak terdaftar.



"Kemudian kami temukan juga senjata api NAA Magnum 22 mm, ini juga peluru kaliber 22, ini juga tidak terdaftar. Kemudian senjata olahraga, bukan bela diri ya, senjata olahraga yang harusnya tidak bisa dibawa ke rumah. Harus digudangkan," jelas Hengki.

Polisi juga mengamankan ratusan peluru dengan kaliber 45 mm, kaliber 9 mm, kaliber 5.56 mm yang biasa digunakan untuk senjata serbu. Hengki menyebut senjata-senjata yang ditemukan di kamar Ommy kebanyakan adalah senjata ilegal.

"Di luar itu kami juga temukan senjata airsoft gun. Dan kami juga temukan senjata-senjata lain yang intinya bahwa ini adalah senjata gelap, ilegal," tegasnya.

Polisi masih mendalami kemungkinan Ommy terlibat dalam kegiatan jual beli senjata ataukah hanya menggunakannya untuk pribadi. Hengki menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder lain untuk melakukan pengawasan.

"Ini mudah-mudahan jadi pelajaran, bahwa setelah ini mungkin kita akan adakan koordinasi kepada stakeholder maupun satuan-satuan yang lain untuk melakukan pengawasan internal terhadap peredaran senjata gelap yang ada di Indonesia, khususnya Jakarta," ucapnya.

Sebelumnya, Ommy Waisa Andrian (43) ditemukan tewas dengan luka tembak, di Tower 2 Unit Kenanga Lantai 25 KF, Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. Dia diduga bunuh diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan korban bunuh diri pada Selasa (16/10) pukul 14.30 WIB. Kejadian bermula saat kedua saksi bernama Ordy Agustin dan Orly Merty menerima telepon dari korban.

"Awal mula saat kedua saksi ada di rumah sedang menerima telepon dari korban dengan kata-kata 'maafkan saya' langsung saksi mendengar suara letusan," kata Argo dalam keterangannya, Rabu (17/10/2018).
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed