DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 17:42 WIB

Pengacara Nanik: Ratna Awalnya Ingin Konpers Penganiayaan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Pengacara Nanik: Ratna Awalnya Ingin Konpers Penganiayaan Ratna Sarumpaet/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pengacara Nanik S Deyang, Marthadinata, mengatakan Ratna Sarumpaet awalnya ingin menggelar konferensi pers soal dugaan penganiayaan yang dialaminya. Namun penganiayaan tersebut diketahui bohong sehingga konferensi pers menjadi momen Ratna untuk meminta maaf.

Cerita bermula saat Nanik menghadiri konferensi pers pada 2 Oktober 2018 di kediaman Prabowo Subianto. Usai acara, Nanik kemudian pulang ke rumahnya untuk beristirahat.

"Press conference yang dilaksanakan pada tanggal 2 itu, di Kertanegara. Itu kan ada presscon mengenai penganiayaan. Tanggal 2. Setelah itu berlangsung, setelah penganiayaan, bu Nanik itu pulang. Istirahat," kata Martha saat dihubungi, Rabu (17/10/2018).





Malam itu ternyata Ratna menelepon Nanik berkali-kali namun telepon itu tak direspons. Telepon dari Ratna baru dijawab Nanik pada Rabu (3/10) pagi.

"Artinya ya karena handphonenya dia sudah istirahat. Besoknya pagi dia telepon lagi," ujar Martha.

Dalam percakapan via telepon, Ratna mengabarkan kepada Nanik akan menggelar konferensi pers soal penganiayaan. Nanik mempersilakan Ratna untuk menggelar acara itu karena tak punya kapasitas untuk melarangnya.

"Kenapa? Siapa ya? oh saya Ratna Sarumpaet. Mau ini... Saya ada nanti ada konferensi pera juga. Oh gitu. oke. Mengenai apa? Ya sudah mbak. Gitu kan. Karena dia, bu Nanik nggak punya kapasitas juga untuk menyetuju untu apa? cuman bu Nanik merasa kok seprrtinya agak janggal, kemarin dia.. Karena kan Ratna Sarumpaet, dimintai persetujuan," tutur Martha.

Nanik merasa janggal dengan rencana konferensi pers tersebut. Di satu sisi, Ratna tak hadir dalak konferensi pers di kediaman Prabowo tapi dia justru menggelar konferensi pers sendiri.

Kejanggalan itu ditambah lagi dengan munculnya informasi soal penganiayaan Ratna yang disebut bohong. Akhirnya Nanik menelepon balik Ratna untuk mengkonfirmasi tersebut.





"Pokoknya bu Nanik akhirnya tahu, Ratna itu bohong dan mau konpers katanya. Bu nanik kan tadi sudah tahu, dia mau konpers mengenai penganiayaan bukan bilang bohong. Kaget bu Nanik kan. Nah bu Nanik ini melakukan konfirmasi, ke Ratna. Mbak, ini sebenarnya gimana sih? gini, gini, gini," ujar Martha.

"Kok jadi malah bohong? Saya kaget ini. Nah baru di sana Ratna minta maaf. Sebelum dia melaksanakan, dia, bu Nanik itu dalam kapasitasnya memastikan, isu yang saya denger, rumor yang saya denger ini bohong. Benar apa tidak? dikroscek," sambungnya.

Akhirnya Ratna mengakui berbohong dan meminta maaf kepada Nanik. Hal itu dikabarkan oleh Ratna sebelum konferensi pers pada sore harinya.

Konferensi pers yang awalnya direncanakan untuk menyampaikan informasi penganiayaan berubah menjadi ajang pengakuan Ratna. Martha menyebut kliennya sangat kaget dengan kebohongan Ratna itu.
(knv/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed