Ditjen PAS Kekurangan Tempat Tampung Napi-Tahanan Lapas Palu

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 17 Okt 2018 12:09 WIB
Foto: Dirjen PAS Sri Puguh Utami (Zhacky-detik)
Jakarta - Ditjen Pemasyarakatan (PAS) kekurangan tempat untuk menampung narapidana dan tahanan Lapas Palu. Karena itu, untuk sementara, narapidana dan tahanan Lapas Palu akan dititipkan di Rutan Palu.

"Yang pasti, masih mungkin dititipkan di Rutan Palu. Kemudian Lapas Palu yang bloknya masih bisa dipergunakan, kita pergunakan," kata Dirjen PAS Sri Puguh Utami di Hotel Grand Mercure, Jl Benyamin Sueb, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).



Saat ini, Ditjen PAS sedang berupaya untuk memperbaiki Lapas Palu. Namun, untuk Rutan Donggala, Sri menyebut perbaikan tidak dapat dilakukan karena terkendala dana.

"Nah sekarang ini kami sedang mengoptimalkan anggaran untuk merapikan pagarnya dulu. Untuk Rutan Donggala belum bisa kita apa-apakan karena tidak punya anggaran," terang Sri.

Selain itu, Sri juga menyinggung soal narapidana dan tahanan Lapas Palu yang belum kembali. Sri mengancam akan mengusulkan penghapusan remisi bagi narapidana yang tidak segera kembali.



"Sebenarnya kami pengen usul, pingin mengimbau untuk mereka yang masih di luar untuk segera balik. Kami akan mengusulkan barang kali, mungkin, tidak diberi remisi gitu sebagai daya tarik mereka untuk kembali, khusus untuk yang di Palu," ujar Sri.

Sri sebelumnya menyebut masih ada 275 narapidana dan tahanan Lapas Palu yang belum kembali. Jumlah tersebut merupakan data yang diterima Selasa (16/10) kemarin.

"Selasa 16 Oktober, jumlah napi yang di Palu sebelum gempa 566. Sudah ada di dalam 286, yang masih di luar 275, yang ada di lapas, rutan lain 5 orang. Ini Lapas Palu," ujar Sri. (zak/rvk)