DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 11:45 WIB

PSI: Kalau Jokowi Disebut Ugal-ugalan, Prabowo Apa?

Tsarina Maharani - detikNews
PSI: Kalau Jokowi Disebut Ugal-ugalan, Prabowo Apa? Raja Juli Antoni (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Capres Prabowo Subianto bicara pengelolaan negara ugal-ugalan yang membuat mimpi Indonesia kembali berjaya disebut perlahan luntur. PSI heran dan balik menyerang Prabowo yang dianggap tak punya rekam jejak membanggakan.

"Kalau Pak Prabowo bilang Jokowi ugal-ugalan lalu Pak Prabowo apa? Tidak ada track-record positif masa lalu dia yang bisa dibanggakan," kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni kepada wartawan, Rabu (17/10/2018).

Toni meminta Prabowo tak sekadar bicara retorika. Dia mengimbau eks Danjen Kopassus itu juga berhenti menyebarkan ketakutan dan pesimisme.

"Saya berharap Pak Prabowo mulai bicara substansi tidak muter-muter diretorika. Apa konsepnya mengatasi kemiskinan, penganggura, dan kesenjagan. Berhenti menebar ketakutan dan pesimisme," tutur Toni.






Prabowo sebelumnya menjelaskan mengenai latar belakangnya soal pernyataan 'Make Indonesia Great Again'. Menurut Prabowo pernyataan itu salah satunya didasari oleh riuhnya Kabinet Kerja karena di dalamnya ada saling tuding.

"Empat tahun terakhir kita melihat bagaimana sebuah keputusan bisa dengan mudah direvisi atau dibatalkan tanpa memikirkan dampak hingga rakyat bawah. Hukum menjadi alat tawar menawar politik tanpa pernah mempedulikan rasa keadilan dan kita terus menyaksikan bagaimana riuhnya kabinet kerja, akibat saling tuding antar kementrian dan lembaga negara. Perlahan-lahan mimpi untuk mengembalikan kejayaan Indonesia luntur oleh cara ugal-ugalan dalam mengelola negara," kata Prabowo, Selasa (16/10).


Saksikan juga video 'Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Tim Jokowi Serang Balik':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed