DetikNews
Selasa 16 Oktober 2018, 21:04 WIB

KPK Kantongi Jatah Suap Meikarta: Tiap Aktor Punya Kode Sendiri

Haris Fadhil - detikNews
KPK Kantongi Jatah Suap Meikarta: Tiap Aktor Punya Kode Sendiri Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (Ari Saputra/detikcom)
FOKUS BERITA: Skandal Suap Meikarta
Jakarta - KPK mengungkap realisasi Rp 7 miliar dari commitment fee Rp 13 miliar di balik suap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Uang haram itu dibagi-bagi ke sejumlah orang dengan sandi yang berbeda-beda.

"Kami sudah identifikasi, kepala dinas A itu dapat berapa, kepala bidang dapat berapa, termasuk juga ada anggota, disebut sebagai anggota di sana itu dapat berapa, dan juga bupati dapat berapa. Tentu sudah diidentifikasi," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).
Namun Febri belum menyebutkan secara gamblang berapa besaran jatah suap untuk masing-masing orang itu. Yang pasti, menurutnya, masing-masing orang yang menerima suap itu memiliki kode sendiri.

"Kami pastikan beberapa aktor kunci, termasuk yang sudah jadi tersangka, itu memiliki kode masing-masing," kata Febri.

Kode itu sebelumnya sudah dibeberkan KPK seperti 'tina toon', 'melvin', 'windu', dan 'penyanyi'. Selain penerima suap, Febri menyebut pemberi suap pun memiliki kode.

"Pihak pemberi yang salah satunya misalnya petinggi dari Lippo Group itu juga ada kodenya. Bupati sebagai pihak paling tinggi di pemerintahan kabupaten juga ada, termasuk juga aktor lain," sebut Febri.

"Kalau ada pihak-pihak tertentu mengelabui untuk transaksi, saya kira hal tersebut tidak akan berhasil," imbuh Febri.
Dalam perkara ini, total ada sembilan tersangka yang dijerat. Berikut rinciannya:

- Tersangka diduga pemberi

Billy Sindoro (Direktur Operasional Lippo Group), Taryadi (konsultan Lippo Group), Fitra Djaja Purnama (konsultan Lippo Group), dan Henry Jasmen (pegawai Lippo Group)

- Tersangka pihak diduga penerima

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Dewi Tisnawati (Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi), dan Neneng Rahmi (Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi).
(dhn/dhn)
FOKUS BERITA: Skandal Suap Meikarta
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed