DetikNews
Selasa 16 Oktober 2018, 17:22 WIB

Bawaslu DKI akan Gelar Pleno Bersama Polisi soal Guru Nelty

Mochamad Zhacky - detikNews
Bawaslu DKI akan Gelar Pleno Bersama Polisi soal Guru Nelty Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Bawaslu DKI Jakarta bersama pihak kepolisian dan kejaksaan akan menggelar pleno terkait guru Nelty Khairiyah yang dituduh melakukan doktrin anti-Jokowi. Pleno tersebut digelar untuk menentukan ada-tidaknya dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Nelty.

"Untuk itu, kalau setelah kita mintai keterangan ke siswa ini gakkumdu (penegakan hukum terpadu) akan pleno apakah ini ada pelanggaran pemilu atau tidak. Kalau memang nanti ada dugaan pidana pemilu, kita akan proses di penyidikan," kata Komisioner Bawaslu DKI Puadi di SMA 87 Jakarta, Jl Mawar II, Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Puadi menuturkan pleno tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. "Ya barangkali, mungkin, besok atau hari Kamis kita segera pleno kemudian kita sampaikan terkait status pelaporannya," terang Puadi.



Sebelumnya, Bawaslu DKI hari ini memeriksa lima siswa SMA 87 Jakarta untuk dimintai keterangan terkait tuduhan anti-Jokowi yang disampaikan Nelty. Hasilnya, Bawaslu tidak menemukan keterangan siswa yang membenarkan adanya tuduhan tersebut.

"Karena ini memang masih dalam proses, ya, kita mintai keterangan, sampai saat ini memang belum kami temukan fakta (doktrin anti-Jokowi) itu. Ya, kata-kata (anti-Jokowi) itu belum kami temukan," ujar Puadi.
(zak/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed