Manuskrip Penting Einstein Ditemukan di Leiden

Manuskrip Penting Einstein Ditemukan di Leiden

- detikNews
Sabtu, 20 Agu 2005 23:28 WIB
Manuskrip Penting Einstein Ditemukan di Leiden
Den Haag - Seorang mahasiswa Utrecht menemukan manuskrip penting Albert Einstein di Institut Lorentz untuk Ilmu Fisika Teori, Universiteit Leiden. Manuskrip bertahun 1924 tersebut berisi paparan temuan terakhir Einstein. Manuskrip Einstein yang ditemukan itu terdiri dari 16 halaman. Isinya memaparkan teori Einstein tentang apa yang kini dikenal sebagai Kondensasi Bose-Einstein, suatu gejala di mana atom dari sebuah gas pada temperatur sangat rendah mengalami peralihan fase. Teori tentang gejala ini baru dibuktikan secara eksperimental pada 1995, empatpuluh tahun setelah Einstein meninggal dunia.Media di Belanda edisi Sabtu (20/8/2005) sore waktu setempat menyebutkan, mahasiswa tersebut menemukan manuskrip Einstein saat melakukan riset untuk keperluan skripsi di arsip milik Paul Ehrenfest, seorang profesor Ilmu Fisika Teori, yang mengajar di Universitas Leiden antara 1912 hingga 1933. Prof. Ehrenfest adalah teman karib Einstein, ilmuwan Yahudi-Jerman yang antara lain masyhur dengan teori relatifitasnya itu. Einstein menjadi berteman akrab dengan Ehrenfest ketika ia menjadi profesor tamu di Universitas Leiden. Einstein pernah menginap pada Februari 1925 di rumah Ehrenfest, yang beralamat di Witte Rozenstraat, Leiden.Prof. C. Beenakker, yang kini mengajar Ilmu Fisika Teori di Universitas Leiden menyebut penemuan manuskrip Einstein oleh mahasiswa Utrecht tersebut sebagai fantastis. Menurut Beenakker, tulisan tangan Einstein yang 'indah dan penuh keriting' pada manuskrip itu langsung bisa dikenali. Pihak Universitas Leiden sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa manuskrip tersebut adalah asli karya Einstein.Einstein dilahirkan pada 14/03/1879 di Ulm, Baden-Wurttemberg, Jerman, dan meninggal pada 18/4/1955 di Princeton, Amerika Serikat (AS). Semasa hidupnya dia antara lain menekuni Mekanika Kwantum dan Kosmologi. Salah satu formulanya tentang ekuivalensi massa dan energi yang masyhur adalah E=MC2 (E sama dengan MC kuadrat; di mana E energi total, M massa dalam kilogram dan C konstanta kecepatan cahaya). Berbekal formula ini umat manusia kemudian mengenal bom atom, yang sesungguhnya menyiksa hati nurani Einstein sendiri.Keterangan Foto: Albert Einstein (sumber: Deutsches Historisches Museum) (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads