DetikNews
Selasa 16 Oktober 2018, 11:44 WIB

Setahun Gubernur Anies

Antara Janji dan Wujud Rumah DP Rp 0

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Antara Janji dan Wujud Rumah DP Rp 0 Anies saat meluncurkan program Samawa. Foto: Rengga Sancaya
FOKUS BERITA: Setahun Anies di DKI
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan genap setahun memimpin DKI Jakarta pada 16 Oktober 2018. Kini setahun Anies memimpin Jakarta, bagaimana kabar rumah DP Rp 0?

Rumah DP Rp 0 merupakan salah satu janji kampanye Anies dan Sandiaga Uno saat Pilgub DKI 2017 lalu. Rumah DP Rp 0 menjadi salah satu janji kampanye yang terbukti mampu menarik dukungan warga DKI, yang pada akhirnya mengantarkan Anies-Sandi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.



"Kami tidak membangun rumah, tapi ini pembiayaan, instrumen pembiayaan. Bukan membicarakan membangun rumah, tapi kita carikan solusi sesuai pilihan," ujar Anies dalam debat final putaran kedua Pilgub DKI 2017, Rabu (12/4/2017).

Usai Anies-Sandi menjabat, Rumah DP Rp 0 pun menjadi salah satu program andalan Pemprov DKI. Sekuat tenaga, Anies-Sandi dan jajarannya berupaya mewujudkan janji kepemilikan rumah dengan DP nol Rupiah tersebut.

Peletakan Batu Pertama

Pada 18 Januari 2018, seminggu sebelum 100 hari pertama kerja, Anies meletakkan batu pertama (ground breaking) pembangunan hunian di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Rencananya, pendaftaran pembelian rumah berkonsep vertikal itu akan dimulai pada April 2018 saat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) program rumah DP Rp 0 terbentuk.

"Saat ini kami lunasi janji, kami menyebutnya bukan program tapi janji. Janji harus dilunansi, kalau program tidak dilaksanakan bisa pakai kata 'mohon maaf programnya terkendala karena A, B, C'," kata Anies dalam sambutannya di lokasi pembangunan, Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2018).

Hari berganti, bulan April pun tiba. Namun, Rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa gagal dirilis tiga bulan pasca ground breaking. Alasannya, Peraturan Gubernur (Pergub) untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) program DP RP 0 masih disusun dan skema pembiayaannya masih butuh finalisasi.



Bulan Juni 2018, Sandiaga Uno, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, kemudian mengatakan warga baru bisa mulai mendaftar sebagai peserta program rumah DP Rp 0 pada akhir Agustus. Sebab, skema pembiayaan program tersebut baru rampung awal Agustus 2018.

"Skema pembiayaannya itu beres, ya (di awal Agustus). Kita ingin bisa ditawarkan kepada publik segera, paling tidak, mungkin pertengahan atau akhir Agustus," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Namun, Agustus berselang, janji masih tinggal janji. Warga masih harus menunggu untuk bisa memesan rumah DP Rp 0 karena skema pembiayaan masih menjadi ganjalan. Meski demikian, PD Pembangunan Sarana Jaya tampak sudah mulai melakukan pembangunan hunian vertikal dengan target 7 tower itu.

Realisasi Janji

Bulan September 2018, Pemprov kembali melempar janji. Melalui Dinas Perumahan DKI, Pemprov menjanjikan proyek Rumah DP Rp 0, Klapa Village, diluncurkan pada bulan Oktober 2018, dengan tiga pergub sebagai dasar hukumnya.

Maket Rusun Samawa. Maket Rusun Samawa. Foto: Rengga Sancaya


Pergub tersebut mengatur mengenai skema pembiayaan, pembentukan BLUD, dan struktur organisasi yang akan ada di BLUD tersebut.

"Kami sedang menyusun di mana targetnya adalah di bulan Oktober sudah bisa di-launching mengenai DP Rp 0," kata Plt Kepala Dinas Perumahan Meli Budiastuti dalam rapat KUPA PPAS di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

12 Oktober 2018, jelang setahun kepemimpinan, sesuai janji, akhirnya Anies resmi meluncurkan program Rumah DP Rp 0 di Klapa Village. Peluncuran itu sekaligus mengganti nama program Rumah DP RP 0 menjadi 'Samawa'. Anies pun menyebut hunian tersebut sebagai janji kampanye yang sudah ditunaikan.

"Saya gariskan, semua yang jadi rencana program menjadi janji, kita akan tunaikan satu per satu. Hari ini janji DP Rp 0 kita tunaikan dan insyaallah ini jadi awal bagi tuntasnya masalah perumahan di Jakarta," kata Anies seusai peluncuran rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (12/10/2018).

Wujud pembangunan Rusun Samawa.Wujud pembangunan Rusun Samawa. Foto: Rengga Sancaya


Nantinya, Pemprov DKI akan memfasilitasi pembayaran DP atau uang muka maksimal 20% dari harga unit, dengan alokasi dana berasal dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. Cicilan rumah DP Rp 0 menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah pusat.

Cicilan yang akan dikenakan pembeli berkisar Rp 2 juta per bulan dengan tenor 15 dan 20 tahun. Untuk jangka waktu 20 tahun estimasi penghasilan sekitar Rp 5,7 juta, sedangkan tenor 15 tahun estimasi penghasilan hampir Rp 7 juta.

Warga yang bisa memiliki hunian ini adalah warga ber-KTP DKI yang telah tinggal di Jakarta minimal 5 tahun dengan penghasilan Rp 4-7 juta per bulan. Selain itu, orang tersebut belum pernah punya rumah, dan tidak boleh dipindahtangankan.

Namun, meski sudah resmi dirilis warga masih harus bersabar menanti untuk memiliki rumah DP Rp 0 yang progres pembangunannya saat ini mencapai 15 persen itu. Sebab, pendaftaran program tersebut baru akan dibuka pada 1 November 2018 dengan rencana topping off pada Januari 2019 dan serah terima unit pada Juli 2019 mendatang.


Saksikan juga video 'Ingin Punya Rumah DP Rp 0 DKI? Ini Syaratnya':

[Gambas:Video 20detik]


(mae/bag)
FOKUS BERITA: Setahun Anies di DKI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed