SBY Perang Besar pada Narkoba
Sabtu, 20 Agu 2005 13:55 WIB
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan perang besar terhadap narkoba. Karena itu, ia mengimbau jajaran gubernur, walikota, dan bupati ikut bertanggung jawab dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.Perang terhadap narkoba disampaikan SBY saat meresmikan Panti Rehabilitasi Narkoba Terpadu Kedhaton Parahira di Jalan Bukit Sentul, Bogor, Sabtu (20/9/2005)."Kita ingin semua pihak peduli, bertanggung jawab dan mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba," tegas SBY.SBY juga mengimbau masyarakat menerima dan membimbing para korban narkoba. Ancaman serius 'virus' narkoba, lanjutnya, tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tapi juga di seluruh dunia."Maka tidak ada pilihan lain. Kita harus bersatu padu bersama-sama melaksanakan langkah-langkah terpadu dan total terus menerus," ujarnya. Upaya tersebut bisa dilakukan lewat kerjasama dengan negara-negara sahabat dan lembaga internasional, baik yang bersifat pre-emtif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.Dia juga berharap di Indonesia terdapat pusat-pusat atau simbol pencegahan penyakit sosial dan kejahatan narkoba dengan melibatkan tokoh spiritual, pendidik, guru, dan tokoh masyarakat. Sehingga Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju, handal, dan memiliki sumber daya manusia yang bagus."Karena ketika kita berbicara masa depan berarti kita bicara mengenai generasi muda yang memiliki, mental dan kepribadian yang baik, sehat jasmani dan rohani, menguasai iptek, sehingga berdaya saing dan produktif, memiliki rasa persaudaraan, harmoni dan toleransi yang tinggi satu sama lain," tutur SBY.Panti Rehabilitasi Kedhaton Parahira berdiri di atas lahan seluas enam hektar. Panti yang dibangun Yayasan Kasih Mulia ini berupakan pusat rehabilitasi terbesar se-Asia. Panti ini mampu menampung 64 orang, dan dilengkapi beberapa ruang konsultasi, lapangan olahraga, ruang doa, perpustakaan, ruang kunjungan, dan sarana-sarana pendukung lainnya.
(umi/)











































