Kesepakatan ini diteken antara Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra) dan Wali Kota Mossel Bay Ald Harry Levendel. Selain Levendel, turut hadir Menteri Keuangan Kabinet Provinsi Western Cape Afrika Selatan, Ivan Meyer.
Dalam pertemuan tersebut rombongan dari Western Cape itu juga dipamerkan ruang kontrol smart city Denpasar yakni Damamaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meyer menambahkan pihaknya juga telah bertemu dengan Gubernur Bali dan pihak-pihak yang ditugaskan terkait promosi dan pengembangan pariwisata. Dia mengatakan ke depan akan ada perwakilan delegasi dari Mossel Bay yang berkunjung ke Denpasar sebagai tindak lanjut sister city ini.
"Ke depan akan ada perwakilan delegasi Mossel Bay ke Denpasar sehingga perekonomian Denpasar akan berkembang, begitu juga dengan Mossel Bay. Karena ketika kita berkembang bersama kita menjadi lebih baik," ucapnya.
Baca juga: Istimewanya Bali untuk Asian Para Games 2018 |
Mossel Bay merupakan daerah agrikultur juga daerah yang dikelilingi pantai. Dia berharap sumber daya alam itu bisa dikelola Pemkot Mossel Bay sebagai daerah pariwisata.
"Kami ingin mempromosikan bisnis dan pertukaran perdagangan. Kami juga memiliki kultur budaya yang kuat, di Bali juga kental dengan kultur budayanya. Kami yakin ketika dua kota yang sama-sama kuat kultur budayanya ini bersatu kami akan menjadi lebih kuat. Selain itu, kami juga akan bertukar pengalaman tentang pemerintahan," urainya.
Meyer mengaku terkesan dengan presentasi tentang smart city Kota Denpasar. Dia berharap bisa segera mengadopsi program serupa di daerahnya.
"Saya sangat senang dengan smart city ini kami tahu apa yang harus kami kerjakan ketika kami pulang. Saya pikir kami memiliki keinginan yang sama untuk memahami kebutuhan masyarakat. Ketika saya mendengarkan paparan Wali Kota Denpasar. Anda memiliki hope (harapan) bagi masyarakat, tapi hope di Afrika berarti higher oppurtunity for people to excel, dan kami pikir kami memiliki harapan untuk Mossel Bay," tuturnya.
Di lokasi yang sama, Wali Kota Denpasar Rai Mantra menyambut baik kerja sama tersebut. Dia mengatakan langkah awal kerja sama tersebut adalah diplomasi budaya.
"Pendekatan pertama diplomasi kebudayaan dulu. Kita undang mereka untuk ikut bersama-sama berkebudayaan di sini, mungkin tahun depan sudah bergabung di Denpasar Festival," jelasnya. (ams/asp)










































