JK menjelaskan, dalam demokrasi yang sangat terbuka saat ini perlu mendemokrasikan peranan polisi. Artinya bagaimana mendekatkan hubungan polisi dengan masyarakat.
"Tentu kita selalu membaca peranan polisi artinya melayani dan mengayomi masyarakat, adalah fungsi ketertiban itu sendiri, fungsi bagaimana ketertiban masyarakat berjalan dengan baik. Nah kalau rakyat bekerja dengan baik maka ekonomi, pajak akan naik, pajak naik anggaran kita naik, dan tentunya (anggaran naik) antara lain untuk polisi," kata JK di PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: JK Bicara Peran Polisi Pascareformasi |
Menurut JK, anggaran dari pajak harus dipaksa naik. Jika anggaran tidak dipaksa naik, maka anggaran menjadi terbatas dan infrastruktur pun menjadi sulit dibangun.
Peran kepolisian dibutuhkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan yang nantinya akan berpengaruh kepada politik dan ekonomi yang berjalan baik.
"Kalau kita masa bodoh, rampok, begal-begal dibiarin, maka orang tidak mau keluar malam. Kalau orang tidak mau keluar malam maka warung kopi tutup, kalau warung kopi tutup maka orang tidak kerja," ujarnya.
Saksikan juga video 'Sinergi TNI dan Polri Amankan IMF World Bank di Banyuwangi':
(nvl/fdn)
