DetikNews
Senin 15 Oktober 2018, 12:19 WIB

Cerita Pinky Warouw Terjemahkan 'Gangnam Style' ke Bahasa Isyarat

Faiq Hidayat - detikNews
Cerita Pinky Warouw Terjemahkan Gangnam Style ke Bahasa Isyarat Pinky Warouw (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Sosok Pinky Warouw jadi viral setelah dia menerjemahkan lagu Gangnam Style di closing Asian Para Games 2018 ke bahasa isyarat dengan ekspresif. Ada cerita 'gampang-gampang susah' di balik gaya Pinky yang dipuji netizen itu.

Pinky menuturkan cara dia menerjemahkan lagu ke bahasa isyarat memang beda dari menerjemahkan kata-kata seperti biasa. Berbekal hobinya menyanyi, Pinky juga memanfaatkan beat lagu untuk menggambarkannya kepada penyandang disabilitas yang menonton TV.

"Kalau lagu lain, kita memang suka nyanyi. Jadi intinya sudah tahu beat dan chord. Maka ada tahu lagu, saya dengar kayak main gitar. Kalau lagu, isyarat lain lebih kayak bahasa puisi, puisi lebih manis atau apa gitu sama dengan isyarat. Bahasa lagu lebih artistik saja," kata Pinky saat berbincang dengan detikcom di Jakarta Selatan, Minggu (14/10/2018) malam.

"Gampang-gampang susah sih. Bahasa isyarat gampang tergantung jam terbang," jawab Pinky saat ditanya soal kesulitan menerjemahkan lagu ke bahasa isyarat.



Isyarat yang dibuat Pinky dan ekspresi wajahnya mengikuti irama dari lagu tersebut itu. Termasuk gerakan seperti DJ yang ditampilkannya ketika lagu Gangnam Style ditampilkan di closing Asian Para Games 2018.

"Ada lagu pelan, makanya saya pelan ketuknya. Kalau cepat, saya cepat juga. Waktu pembukaan ada rap, saya kayak begini (memperagakan gaya nge-DJ)," ujarnya.

"Itu spontan," sambung Pinky.



Selama menerjemahkan bahasa isyarat untuk tayangan TV, Pinky tidak bekerja sendiri. Satu orang penerjemah biasanya didampingi 1 orang tandem dan juga seorang penyandang disabilitas tuli sebagai pemandu.

"Lagi lagu dansa ini apa Gangnam Style. Jadi ada si tuli memperagakan gaya Gangnam begini, jadi saya ikutin," ucap Pinky.



Sudah berpengalaman selama 18 tahun, Pinky mengatakan modal terbesar bagi seorang penerjemah bahasa isyarat adalah rasa cinta dan empati. Tanpa berempati pada penyandang disabilitas, isyarat yang ditunjukkan akan sulit dipahami.

"Karena banyak penerjemah isyarat mereka tahu bahasa isyarat penggunaan bagus tapi tidak cinta dengan orang tuli jadi nggak nyambung," tutupnya.


Saksikan juga video 'Membanggakan! Putra Dewi Yull Ajarkan Presiden Jokowi Bahasa Isyarat':

[Gambas:Video 20detik]


(imk/bpn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed