Prabowo Disebut Cuma Retorika, Gerindra Ungkit Kasus Novel Baswedan

Prabowo Disebut Cuma Retorika, Gerindra Ungkit Kasus Novel Baswedan

Tsarina Maharani - detikNews
Senin, 15 Okt 2018 10:22 WIB
Prabowo Disebut Cuma Retorika, Gerindra Ungkit Kasus Novel Baswedan
Andre Rosiade (Zhacky/detikcom)
Jakarta - PDIP menyindir pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sekadar mengandalkan retorika, sedangkan capres usungannya, Joko Widodo, terus bekerja. Gerindra membela.

"Pak Prabowo itu kan belum menjabat. Jadi karena belum menjabat, jadi kami banyak memberikan ide dan masukan. Nah, Pak Jokowi kan menjabat," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (15/10/2018).

Andre pun menilai pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengungkit kesuksesan pergelaran Asian Games, Asian Para Games, dan pertemuan IMF-World Bank tidak etis. Sebab, banyak pihak terlibat dalam acara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau soal kesuksesan Asian Games dan Para Games itu kan bukan kesuksesan pribadi Pak Jokowi ya. Ini kan kerja sama seluruh stakeholders," ujarnya.


"Bahkan Anies (Anies Baswedan) bekerja keras sebagai Gubernur DKI untuk menyukseskan Asian Games dan Para Games. Di Palembang juga gimana Gubernur Sumsel bekerja keras," lanjut Andre.

Selain itu, menurut Andre, tak ada yang bisa dibanggakan dari annual meeting IMF-World Bank yang digelar di Bali. Ia kemudian mengungkit kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang hingga kini belum terungkap.

"Yang penting bagi rakyat itu kerja itu diukur dengan pertumbuhan ekonomi, diukur dengan lapangan pekerjaan terbuka, diukur dengan harga-harga kebutuhan pokok terjangkau. Kerja itu diukur dengan pemberantasan korupsi, contohnya presiden berani membentuk TGPF (tim gabungan pencari fakta) untuk kasus Novel. Itu baru presiden kerja. Rakyat itu menderita di bawah. Mas Hasto jangan kebanyakan gimik deh. Kalau Pak Prabowo jadi presiden, itu diberesin," ucapnya.


Andre juga menyinggung penanganan gempa di Lombok. Ia mengimbau Jokowi segera menuntaskan janji terhadap masyarakat terdampak bencana.

"Masalahnya bukan cuma tiga event itu saja. Tapi gimana soal Lombok. Masyarakat di Lombok sekarang lagi teriak nih gimana presiden bisa memenuhi harapan masyarakat agar bantuan biaya hidup itu segera direalisasikan. Bantuan uang untuk perbaikan rumah segera direalisasikan supaya masyarakat Lombok nggak teriak-teriak. Itu yang penting," tutur Andre.

PDIP menyindir kubu sebelah yang dinilai masih mengandalkan retorika. Sementara itu, PDIP menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bekerja keras.

"Di tengah kritik yang sangat deras, bahkan lebih deras dari air terjun Niagara, Pak Jokowi tetap menunjukkan kualifikasi kepemimpinan yang terus bekerja. Hasilnya, tiga event internasional berhasil diselenggarakan dengan baik. Sementara yang di sana, masih mengandalkan retorika," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, hari ini.


Saksikan juga video 'Prabowo Copas Slogan Trump, Sandi: Kenapa Mesti Dikritik?':

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/elz)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads