Sudirman Said Yakin Pencabutan Izin Seminar di UGM Bukan Politis

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 13 Okt 2018 19:25 WIB
Foto: Sudirman Said. (Marlinda Octavia Erwanti/detikcom).
Jakarta - UGM mencabut izin seminar di Fakultas Peternakan yang menghadirkan 2 anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan. Sudirman Said yakin tak ada unsur politis dalam pencambutan izin itu.

"Nggah lah. Mungkin ada informasi yang tidak sampai, atau salah paham. Kampus UGM tidak mungkin lah ikut-ikutan politik praktis," ujar Sudirman Said kepada detikcom, Sabtu (13/10/2018).

Soal pembatalan seminar kebangsaan di UGM, Sudirman Said mengaku tak benar-benar mengerti duduk permasalahannya. Dia mengaku hanya memenuhi undangan dari penyelenggara acara.

"Yang terjadi di UGM saya tidak tahu. Saya hanya memenuhi undangan. Ketika diberi tahu acara tidak jadi ya tidak apa-apa. Saya malah jadi sempat mampir ketemu anak saya yang kuliah di UGM," sebut Sudirman.


Meski tidak dapat izin dari UGM, seminar yang dihadiri Sudirman tetap jadi digelar. Namun seminar diselenggarakan di luar kampus UGM. Sudirman mengaku sudah biasa menjadi pembicara dalam seminar-seminar, termasuk bagi para mahasiswa.

"Saya sudah 30 tahun lebih mengajar mata kuliah Perilaku Organisasi dan Kepemimpinan. Banyak keliling kampus bicara di seminar dan training-training mahasiswa," tutur eks Menteri ESDM itu.

"Saya kan hanya diundang adik-adik mahasiswa, dan tidak ada komunikasi dengan pimpinan UGM. Jadi tidak bisa kasih pendapat," imbuhnya.

Salah satu panitia penyelenggara yang merupakan mahasiswa UGM mengaku sempat mendapat ancaman di-drop out bila bersikukuh menyelenggarakan seminar di dalam kampus. Bahkan panitia penyelenggara juga mengaku didatangi intel dari aparat keamanan terkait acara ini.

"Semoga semua baik-baik saja. Semoga ancaman DO itu juga tidak benar," kata Sudirman.

Sebelumnya diberitakan, Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menilai pencabutan izin seminar yang menghadirkan Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan sebagai pembicara di UGM mengandung unsur politis. Dua eks menteri yang direshuffle Presiden Joko Widodo itu kini tergabung dalam BPN Prabowo-Sandiaga.

"Politis lah. Kalau masalah administrasi nggak mungkin panitia diancam akan di-DO. Administrasi nya kan udah selesai juga," tuding Andre.


Pihak UGM sudah membantah pencabutan izin pemakaian auditorium sebagai lokasi seminar kebangsaan di Fakultas Peternakan itu bermuatan politis. UGM menyebut tidak pernah ada ada ancaman dan tekanan dari manapun soal keputusan pencabutan izin tersebut.

"Pencabutan izin murni persoalan administrasi. Pencabutan izin karena penyelenggaranya bukan BEM atau organisasi kemahasiswaan di bawah koordinasi fakultas, penanggung jawab juga bukan civitas akademika, jadi tidak bisa difasilitasi penggunaan tempatnya," tegas Humas UGM, Iva Aryani.

Dalam kasus pencabutan izin seminar Sudirman Said itu, Iva menegaskan panitia bukan di bawah koordinasi BEM atau fakultas.

"Panitianya bukan civitas akademika, hanya ada individu mahasiswa UGM yang ikut terlibat kepanitiaan. Tapi tidak di bawah koordinasi BEM atau fakultas, jadi ini hanya persoalan administrasi," terangnya. (elz/fdn)