Siswa di Yogyakarta Terima Dana Kompensasi BBM
Sabtu, 20 Agu 2005 06:14 WIB
Yogyakarta - Pemda DI Yogyakarta akan bagi-bagi duit untuk anak sekolahan. Dana itu sebagai kompensasi kenaikan harga BBM Maret lalu. Sebanyak 452.642 siswa SD, SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Yogyakarta (DIY) akan menerima dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Sedangkan siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) juga akan menerima bantuan dana berupa dana BKM (Bantuan Khusus Murid). Asyik!Baik dana BOS dan BKM merupakan dana Program Kompensasi Pengurangan Subsidi (PKPS) Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, DIY juga mendapat school grant sebesar Rp 14,6 miliar melalui dana APBN yang digunakan untuk merehabilitasi bangunan sekolah sebanyak 377 SMP negeri dan swasta."Siswa SD dan MI yang menerima BOS sebanyak 305.581 siswa. Sedang untuk SMP dan MTs sekitar 147.061 siswa dan 13.893 siswa SMU, MA dan SMK akan menerima BantuanKhusus Murid (BKM," kata Kepala Dinas Pendidikan DIY, Sugito kepada detikcom,di Yogyakarta, Sabtu (20/8/2005).Menurut Sugito, setiap siswa SD/MI akan menerima BOS sebesar Rp 19 ribu/bulan/orang. Siswa SMP/MTs sebesar Rp 27 ribu/bulan/orang dan siswa SMA/SMK/MA sebesar 65 ribu/bulan/orang. BOS dan BKM periode pertama akan diberikan separo lebih dulu untuk bulan Juli-Desember 2005 dan sisanya akan diberikan berikutnya pada awal tahun 2006. Setelah BOS diterima, seluruh SD dan SMP/MTS harus mengubah biaya SPP. Untuk SPP yang nilainya masih di bawah BOS otomatis harus gratis. Namun kalau SPP di atas BOS maka jumlahnya harus dikurangi sesuai dengan dana BOS yang diterima. Penyalurannya dapat melalui Bank BRI maupun PT Pos Indonesia."Tidak lebih dari seminggu SK akan sudah diterima siswa dan pencairan dana dari pusat sudah bisa dilakukan di bulan ini atau pada bulan September sudah bisa diterima oleh siswa untuk periode pertama," katanya.Sedangkan untuk school grant yang akan diterima sebesar Rp 14,66 miliar dengan perincian dana untuk peningkatan pendidikan sebesar Rp 10,6 miliar, bantuan Alokasi Imbal Swadaya Sekolah untuk rehabilitasi ruangan Rp 3,1 miliar dan bantuan SD- SMP satu atap Rp 800 juta. Sugito mengatakan school grant tersebut dibagi dalam 365 paket bantuan yang akan diberikan kepada 250 SMP, masing-masing sebesar Rp 30 juta. Khusus untuk dana school grant tidak boleh digunakan untuk pembangunan fisik, namun khusus untuk peningkatan mutu pendidikan sekolah.Sedangkan, untuk bantuan Alokasi Imbal Swadaya diberikan kepada 91 sekolah sebesar Rp 1,8 miliar untuk rehabilitasi ringan, masing-masing sekolah menerima Rp 20 juta. Untuk rehabilitasi berat dialokasikan yang diberikan sebesar Rp 1,3 miliar untuk 34 SMP, masing-masing Rp 40 juta."Dari 356 paket itu yang akan diberikan kepada SMP hanya 250 paket. Jadi, tidak semua SMP menerima dana tersebut, tetapi ada pula SMP yang menerima lebih dari satu paket," katanya.
(ddn/)











































