DetikNews
Sabtu 13 Oktober 2018, 12:57 WIB

Cuaca di Jakarta Panas, BMKG Prediksi Hujan Turun November

Jabbar Ramdhani, Isal Mawardi - detikNews
Cuaca di Jakarta Panas, BMKG Prediksi Hujan Turun November Ilustrasi cuaca panas (Indah Mutiara Kami/detikcom)
Jakarta - Cuaca di Jakarta terasa lebih panas dibanding hari biasa. Kondisi serupa dialami di bagian Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

"Di masa peralihan ini, curah hujan masih rendah dan juga udara di sekitaran wilayah Jawa, Bali, sampai Nusa Tenggara masih cenderung udara kering sehingga menghambat pertumbuhan awan," kata prakirawan cuaca BMKG, Evan, saat dihubungi, Sabtu (13/10/2018).


Dia mengatakan Indonesia sendiri akan segera memasuki musim hujan. Diperkirakan Indonesia akan masuk musim hujan pada akhir Oktober atau awal November nanti.

Selain di bagian selatan Indonesia, cuaca panas terjadi di Sulawesi bagian selatan, Maluku, sampai Papua. Cuaca panas di wilayah ini juga disebabkan angin monsun Australia.

"Kalau berdasarkan pantauan citra satelit kami, memang massa udara di sekitar daerah tersebut masih relatif kering. Keadaannya, angin monsun Australia yang tipikalnya membawa udara kering itu lagi aktif belakangan hari ini," ujarnya.


Cuaca panas di Jakarta. Foto diambil di Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata. Cuaca terpantau 33 derajat Celcius dengan kelembapan 47 persenCuaca panas di Jakarta. Foto diambil di Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata. Cuaca terpantau 33 derajat Celcius dengan kelembapan 47 persen. (Isal Mawardi/detikcom)

Di luar itu, ternyata ada beberapa daerah di Indonesia yang sudah terjadi peningkatan curah hujan. BMKG mengimbau warga mewaspadai bencana.

"Informasi di Aceh, Sumatera bagian utara dan Sumatera Barat, Riau, dan Kalimantan Barat, curah hujan diperkirakan cukup tinggi beberapa waktu ke depan, sekitar 3 hari. Warga harap waspada," kata Evan.
(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed