DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 14:43 WIB

Aceh dan Riau Masuk Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Longsor

Agus Setyadi, Chaidir Anwar - detikNews
Aceh dan Riau Masuk Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Longsor Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Pekanbaru - Musim hujan sudah mulai terjadi di Sumatera. Masyarakat di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor di Riau diminta waspada.

"Saat ini curah hujan di Riau cukup tinggi. Kita dari BPBD Riau mengingatkan masyarakat, terutama di bantaran sungai, untuk waspada," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger kepada detikcom, Jumat (12/10/2018).



Edwar menjelaskan bantaran sungai yang harus paling diwaspadai adalah Sungai Kampar. Sebab, di aliran Sungai Kampar di Kab Kampar ada waduk PLTA, yang hulunya di Sumatera Barat.

"Saya sudah ingatkan ke teman-teman BPBD Kampar untuk selalu berkoordinasi dengan pihak PLTA. Sebab, saat ini wilayah di Sumbar sudah terjadi banjir, yang nantinya berimbas ke Kampar," kata Edwar.


Aceh Masuk Musim Penghujan, ini Imbauan BMKG


Di wilayah Aceh, Oktober ini sudah memasuki musim hujan sejak beberapa hari lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat di sejumlah daerah mewaspadai banjir dan tanah longsor.

Musim hujan ini diprediksi terjadi sejak awal Oktober lalu hingga Januari 2019. Dalam beberapa hari terakhir, Banda Aceh diguyur hujan ringan hingga lebat pada sore atau malam hari.

"Turunnya hujan beberapa hari ini dikarenakan mulai mendinginnya atmosfer lapisan atas wilayah Aceh dan juga diperkuat juga oleh dinamika atmosfer lain di mana adanya tekanan rendah yang tumbuh di Samudra Hindia bagian barat Aceh," kata petugas Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad saat dimintai konfirmasi secara terpisah.



"Dengan keadaan atmosfer yang demikian, BMKG Aceh memperkirakan tiga hari akan mengalami hujan hampir seluruh Aceh mulai hujan ringan hingga sedang untuk daerah Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen," jelas Zakaria.

Terkait masuknya musim hujan ini, masyarakat di dataran rendah diimbau mewaspadai banjir luapan. Menurut BMKG, daerah berpotensi banjir adalah Aceh Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

Sementara itu, untuk di daerah dataran tinggi, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai terjadinya tanah longsor. Selain itu, daerah perkotaan harus waspada terhadap banjir genangan.

"Sebab, di daerah perkotaan tanah resapan air sudah sangat sedikit karena tanahnya sudah tertutup bangunan. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat supaya dapat membersihkan saluran air," ungkapnya.

BMKG juga mengingatkan para nelayan agar mewaspadai cuaca buruk saat melaut. Menurutnya, hujan deras dan angin kencang serta gelombang tinggi berpotensi terjadi jika terlihat awan hitam dalam keadaan rendah.
(cha/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed