DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 12:03 WIB

Ridwan Kamil hingga Pakde Karwo Raih Anugerah Kihajar dari Kemdikbud

Zunita Amalia Putri - detikNews
Ridwan Kamil hingga Pakde Karwo Raih Anugerah Kihajar dari Kemdikbud Foto: Kemdikbud memberikan penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) kepada 16 Kepala Daerah. (Zunita-detikcom)
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) kepada 16 Kepala Daerah. Anugerah ini diberikan kepada para kepala daerah yang dinilai peduli dengan dunia pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Anugerah diberikan setiap tahun untuk berikan ke kepala daerah yang telah kontribusi peran TIK di dunia pendidikan. Penghargaan diberikan untuk gubernur, walkot, dan bupati diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan, baik dalam pembelajaran maupun dalam kegiatan administrasi di sekolah dan lembaga pemerintah yang terkait pendidikan," ujar Kapustekkom Kemendikbud, Gogot Suharwoto saat konferensi pers di Hotel Sultan, Jl. Gatot Subroto, Jumat (12/10/2018).


Sebanyak 16 kepala daerah itu terdiri dari 5 Gubernur, 7 Walikota, dan 4 Bupati. Gogot menjelaskan penilaian kepada kepala daerah ini melalui proses penilian juri. Proses penilaian itu mulai dari Juni hingga Agustus 2018.

Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu mengatakan saat ini di daerahnya telah menerapkan e-absensi. Dalam aplikasi tersebut para orang tua dapat melihat kehadiran anak-anaknya.

"Memang masih banyak yang kita kejar, tapi menurut saya ini sungguh capaian yang besar, berbagai aplikasi sudah kita terapkan ada e-absensi siswa, karena banyak kejadian orang tua itu kewalahan keberadaan anaknya. Dengan e-absensi ini orang tua tidak perlu khawatir karena bisa melihat kegiatan anaknya," jelas Remigo.


Selain itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan akan membuat program baru mengenai pendidikan karakter dini dan pendidikan antikorupsi dibantu dengan teknologi seperti CCTV.

"Kita sudah menjalankan program pendidikan karakter di sana diajarkan mengenai bagaimana cara anak beradaptasi dengan lingkungan misalnya jika menemukan uang di jalan itu jangan diambil, terus masuk toilet anak tidak perlu bingung harus kaki kanan atau kiri duluan, itu sudah kami terapkan jadi anak-anak pendidikan kelas 1 hingga 2 sekolah dasar tidak hanya diajarkan baca tulis dan hitung," tutur Sutiaji saat pemaparan.

Acara pemberian anugerah sendiri rencananya akan diserahkan oleh Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi nanti malam kepada 16 kepala daerah yang mendapat penghargaan.

Berikut nama-nama 16 kepala daerah yang mendapat Anugerah Kihajar 2018:

1. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
2. Gubernur Jawa Timur Soekarwo
3. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey
4. Gubernur Bali I Made Mangku Pastika
5. Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor
6. Wali Kota Bandung Oded Muhamad Danial
7. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
8. Wali Kota Balikpapan M. Rizal Effendi
9. Wali Kota Malang Sutiaji
10. Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha
11. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie
12. Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias
13. Bupati Gunung Kidul Badingah
14. Bupati Sleman Sri Purnomo
15. Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu
16. Bupati Bintan Apri Sujadi.


Saksikan juga video 'Sertijab Walkot Bandung, Ridwan Kamil dan Sepedanya Diarak':

[Gambas:Video 20detik]


(zap/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed