DetikNews
Jumat 12 Oktober 2018, 11:07 WIB

Timses Jokowi vs Prabowo soal 'Make Indonesia Great Again'

Andhika Prasetia - detikNews
Timses Jokowi vs Prabowo soal Make Indonesia Great Again Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyinggung ekonomi kebodohan dan berbicara mengenai 'Make Indonesia Great Again'. Kedua pernyataan tersebut dinilai Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin kontradiktif.

"Tidak rela sistem ekonomi saat ini disebut ekonomi kebodohan dan pada saat yang sama beretorika tentang 'Make Indonesia Great Again'," ujar Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Hasto tidak terima atas klaim Prabowo tersebut. Hasto menyinggung kondisi perekonomian di era Presiden Soeharto, yang merupakan mantan mertua Prabowo.


"Sejarah mencatat, bahwa reformasi lahir karena koreksi atas sistem yang otoriter di mana ekonomi kekuasaan saat itu hanya didominasi kroni Soeharto. Pak Prabowo seharusnya paham hal ini. Saat itu, ekonomi kekuasaan ditopang oleh sistem otoriter," kata Hasto.

Sebelumnya, Prabowo mengkritik kondisi perekonomian di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menganalogikan perekonomian di Indonesia saat ini adalah kebodohan.

"Tapi kita lihat sekarang jutaan hektare tanah kita dikuasai oleh perusahaan swasta, mereka bawa uangnya ke luar negeri. Ini menurut saya bukan ekonomi neolib lagi, ini lebih parah dari neolib. Ini harus istilah baru dari neolib ini, menurut saya ekonomi kebodohan. The economics of stupidity. Ini yang terjadi," ujar Prabowo di acara Rakernas LDII di Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).


Ketum Gerindra tersebut turut menyinggung perekonomian global seperti perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Ia lantas bicara slogan khas Presiden AS Donald Trump yang menurutnya bisa diadopsi bangsa Indonesia.

"Begitu AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade (perdagangan bebas). Kenapa mereka mengatakan America First, Make America Great Again, dia mengatakan the important sign is American job," kata Prabowo.

"Kok bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'. Mengapa pemimpin Indonesia tak ada yang berani mengatakan yang penting adalah 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'," sambungnya.


Simak Juga 'Prabowo Tiru Jargon Donald Trump, Tim Jokowi: Tidak Kreatif':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed