"Tahun politik ini suasana bisa jadi akan agak panas. Namun persahabatan jangan sampai putus. Pertemanan jangan sampai menjauh. Kalau ada apa-apa, yang bantuin kita nanti juga pasti sahabat dan tetangga. Jadi jagalah supaya silaturahmi jangan buyar karena politik. Rugi sendiri nanti," kata Cak Imin dalam keterangan tertulis, Kamis (11/10/2018).
Hal tersebut diungkapkannya kepada 1.006 mahasiswa STFK, Rektor STFK Otto Gusti Madung, dan para dosen. Kunjungannya pada Rabu (10/10/2018) ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seusai kunjungannya ke STFK, pada malam harinya, Cak imin juga ikut menghadiri acara doa bagi warga Palu-Donggala di depan Sikka Convention Centre. Bersama uskup Maumere Mgr. Ewaldus Martianus Sadu, Cak Imin tampak terharu mendengarkan doa yang dipimpin uskup.
"Palu dan Donggala adalah kesedihan kita bersama. Doa dan penggalangan dana adalah bentuk solidaritas kita kepada mereka. Buktikanlah cinta kita kepada Tuhan dengan mencintai ciptaan-Nya yang tengah berduka," demikian bagian dari doa uskup.
Selain doa, dalam acara Malam 1000 Lilin itu diadakan penggalangan dana dan berhasil terkumpul sebanyak Rp 70.640.000. (ega/idr)











































