DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 19:16 WIB

Polisi yang Tetap Jalan Saat Mata Tertancap Anak Panah Naik Pangkat

Audrey Santoso - detikNews
Polisi yang Tetap Jalan Saat Mata Tertancap Anak Panah Naik Pangkat Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberi penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigadir Dolfinus Mikir (sebelumnya ditulis Brigadir Dolfi Wambonggo), anggota Polda Papua yang terkena anak panah di bagian matanya. Dolfi kini menyandang pangkat brigadir kepala (bripka).

"Betul," kata Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Eko Indra ketika dimintai konfirmasi detikcom mengenai pemberian kenaikan pangkat untuk Dolfi, Kamis (11/10/2018).

Keputusan pemberian kenaikan pangkat Dolfi tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor STR/711/X/HUM.1.1./2018 yang ditandatangani Eko pada 8 September 2018.



Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, selain Dolfi, Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang AKP Amon Ruwayari mendapat kenaikan pangkat luar biasa menjadi kompol.

"Kasat Lantas kena panah di kakinya," ujar Dedi.

Keputusan pemberian kenaikan pangkat Amon tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor STR/710/X/HUM.1.1./2018 yang ditandatangani Eko pada 5 September 2018.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang polisi terluka akibat melerai perang antarwarga di Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10). Dalam video, polisi tersebut terluka akibat terkena anak panah persis di mata kanan. Tapi dia masih tetap bertahan.

Dalam video yang jadi viral di medsos, terlihat anggota Brimob Polda Papua itu tetap berjalan meskipun anak panah tertancap di matanya. Setelahnya, Brigadir Dolfi mendapat perawatan.
(aud/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +