Polri Salah Tangkap Orang yang Diduga Pelaku Bom Spanyol
Jumat, 19 Agu 2005 15:48 WIB
Jakarta -
Polisi kembali salah menangkap orang. Densus 88 Antiteror Mabes Polri salah menangkap orang yang diduga sebagai pelaku bom Spanyol bernama Parlindungan Siregar pada 1 Agustus lalu.Orang yang diduga sebagai Parlindungan Siregar, orang yang dituduh perantara antara Al-Qaeda di Spanyol dengan sebuah kamp latihan di Poso, Sulawesi Tengah, ternyata seorang guru mengaji bernama Imam Mutarung alias Imam alias Kraing Nabung.Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo, penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima Densus 88 dari interpol Spanyol bahwa Parlindungan sedang berada di Sulawesi Selatan (Sulsel). Kemudian Densus melakukan penangkapan di Dusun Cindaku, Desa Jamboa, Kecamatan Tarlili, Maros, Sulsel. Orang yang mirip Parlindungan itu lalu dibawa ke Mabes Polri. "Orang tersebut memang mirip Parlindungan Siregar," kata Aryanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Jumat (19/8/2005).Dari hasil pemeriksaan, orang yang diduga Parlindungan itu diketahui bernama Imam Mutarung alias Imam alias Kraing Nabung dan berprofesi sebagai guru mengaji dan beralamat di Desa Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur."Dari hasil pemeriksaan saksi dan keluarga, ternyata dia bukan orang yang dimaksud. Kemudian Imam dilepaskan dan dikembalikan ke keluarga pada 5 Agustus lalu," jelas Aryanto.
(gtp/)










































