DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 18:14 WIB

Hanura: Fadli Nyontek Lagu Anak-anak, Prabowo Slogan Trump

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Hanura: Fadli Nyontek Lagu Anak-anak, Prabowo Slogan Trump Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ketum Partai Gerindra sekaligus capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, bicara soal 'Make Indonesia Great Again' ketika menyinggung slogan kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hanura menyebut capres nomor urut 02 itu plagiator.

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan tindakan Prabowo itu tak jauh berbeda dengan Waketum Gerindra Fadli Zon. Hal itu terkait aksi Fadli yang beberapa kali mengubah lirik lagu anak-anak, seperti 'Potong Bebek Angsa' dan 'Naik-naik ke Puncak Gunung'.

"Kelakuannya nggak jauh beda dengan Fadli Zon, suka nyontek karya orang lain alias plagiator, Fadli nyontek lagu anak-anak, eh Prabowo nyontek slogan Trump, apakah Indonesia bisa maju kalau dipimpin oleh plagiator?" kata Inas kepada detikcom, Kamis (11/10/2018).


Inas menilai Prabowo sebenarnya mengkritik Presiden RI ke-2 Soeharto terkait tidak adanya pemimpin Indonesia yang berani mengatakan yang penting 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'. Hal itu dinilai Inas sebagai bagian dari bentuk kekecewaan Prabowo kepada eks mertuanya tersebut.

"Prabowo sebenarnya lagi mengkritik mertuanya (Soeharto) sendiri karena kecewa berat sebab mertuanya tersebut nggak mau melimpahkan kekuasaan ke Prabowo pada saat kejatuhan Soeharto," sebutnya.


Inas kemudian menyoroti pernyataan Prabowo yang dinilai berkiblat kepada Amerika. Padahal, kata Inas, selama ini Prabowo kerap 'teriak' antek asing.

"Dia sering 'teriak' antek asing antek aseng, tapi ketika Jokowi ngotot mengambil alih Freeport, dia protes karena pemerintah dianggap tidak menghargai Amerika! Jadi siapa yang tunduk sama asing?" kata Inas.

"Bisa jadi juga dia desperate (putus asa) seperti kadernya karena yang dia inginkan sebenarnya adalah 'Make Prabowo Great Again', bisa? Ha-ha-ha...," imbuhnya.

Prabowo Subianto membahas slogan kampanye Donald Trump saat berbicara dalam Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ia bicara tentang slogan khas Trump yang dinilai bisa diadopsi bangsa Indonesia.

"Begitu AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade (perdagangan bebas). Kenapa mereka mengatakan, 'America first, make America great again,' dia mengatakan, 'The important sign is American job,'" kata Prabowo dalam Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, siang tadi.

"Kok bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'. Mengapa pemimpin Indonesia tak ada yang berani mengatakan yang penting adalah 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'," sambungnya.


Saksikan juga video 'Fahri Soal Lagu 'Potong Bebek Angsa' Fadli: Bagian dari Kreativitas':

[Gambas:Video 20detik]


(mae/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed