DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 13:50 WIB

Eni Minta Bantuan untuk Suami di Pilkada: Pak Kotjo Beri Rp 2 M

Faiq Hidayat - detikNews
Eni Minta Bantuan untuk Suami di Pilkada: Pak Kotjo Beri Rp 2 M Tersangka kasus suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih juga mengakui permintaan uang untuk kebutuhan suaminya dalam Pilkada Temanggung. Permintaan itu disampaikan Eni kepada pengusaha Johannes B Kotjo.

Suami Eni, Muhammad Al Khadziq, memang tengah mencalonkan diri sebagai Bupati Temanggung. Eni mengaku mendapatkan Rp 2 miliar dari Kotjo.

"Iya, buat kebutuhan Pilbup Temanggung," ucap Eni dalam kesaksiannya di sidang dengan terdakwa Kotjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

"Pak Kotjo langsung kasih uang Rp 2 miliar," imbuh Eni.




Pemberian uang itu, menurut Eni, masih berkaitan dengan permintaan sebelumnya sebesar SGD 400 ribu untuk keperluan Munaslub Partai Golkar. Saat itu, Kotjo memberinya Rp 2 miliar lebih dulu yang dipakai Eni untuk Munaslub, menyusul kemudian Rp 2 miliar yang disebutnya untuk kepentingan suaminya.

Namun belakangan, setelah ditangkap KPK, Eni mengembalikan uang itu kepada penyidik.

Kotjo merupakan pengusaha yang dibantu Eni mengerjakan proyek di PLN atas perintah mantan Ketua DPR Setya Novanto. Eni diminta Novanto mengawal proyek yang dikerjakan Kotjo.

Dalam perkara ini, Kotjo didakwa menyuap Eni dan Idrus Marham sebesar Rp 4,7 miliar. Duit itu dimaksudkan agar perusahaan Kotjo, Blackgold Natural Resources Ltd, ikut ambil bagian menggarap proyek PLTU Riau-1.


Simak Juga 'Cara Cegah Korupsi PLTU: Gunakan Energi Terbarukan!':

[Gambas:Video 20detik]



(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed