DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 11:18 WIB

Eni Saragih Ngaku Diminta Novanto Kawal Proyek PLN

Faiq Hidayat - detikNews
Eni Saragih Ngaku Diminta Novanto Kawal Proyek PLN Suasana persidangan perkara suap PLTU Riau-1 (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih menyebut ada peran mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di balik perkara suap proyek PLTU Riau-1. Apa peran Novanto itu?

Eni membeberkan peran Novanto itu saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara itu dengan terdakwa Johanes Budisutrisno Kotjo. Eni mengaku awalnya dikenalkan Novanto pada Kotjo yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd.




"Pak Novanto minta saya kawal proyek yang dikerjakan Pak Kotjo," ucap Eni dalam kesaksiannya di sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Saat itu Eni mengaku masih menjadi anggota Komisi VII DPR yang bermitra kerja dengan PLN. Eni mengatakan pertemuan awal dengan Kotjo dilakukan di Hotel Fairmont Jakarta yang disebutnya diatur oleh putra Novanto, Rheza Herwindo.

"Rheza yang membuat pertemuan di Hotel Fairmont. Ada saya, tim saya, dengan James yang saya tahu keponakan Pak Kotjo," ucap Eni.

Dalam pertemuan itu, Eni mengaku belum ada pembicaraan spesifik mengenai proyek. Pertemuan itu disebutnya hanya membahas hal-hal awal tentang perkenalan.




"Tidak ada spesifik cuma saling kenal dan saling tahu. Pak Kotjo kenal saya sebagai Komisi VII DPR dan saya anak buah Pak Nov, beliau ketua fraksi (Golkar) saat kasus papa minta saham," kata Eni.

Dalam perkara ini, Kotjo didakwa menyuap Eni dan juga Idrus Marham sebesar Rp 4,7 miliar. Duit itu dimaksudkan agar perusahaan Kotjo ikut ambil bagian menggarap proyek PLTU Riau-1.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed