DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 08:02 WIB

Disdik: Pemeriksaan Guru Nelty soal Doktrin Anti-Jokowi Belum Usai

Dwi Andayani - detikNews
Disdik: Pemeriksaan Guru Nelty soal Doktrin Anti-Jokowi Belum Usai Foto: SMA 87 Jakarta/Arief Ikhsanudin detikcom
Jakarta - Guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah telah diperiksa oleh Dinas Pendidikan terkait tuduhan melakukan doktrin anti Joko Widodo. Dinas Pendidikan mengatakan akan kembali meneruskan pemeriksaan tersebut.

"Kemarin sudah diperiksa tapi belum selesai, kan berita acara pemeriksaanya saya belum bisa ekspose kemana-mana karena (pemeriksaan) belum selesai," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati, saat dihubungi detikcom, Kamis (11/10/2018).


Susi mengatakan pemeriksan akan kembali dilakukan dengan memperhatikan psikologis dari Nelty. Namun, Susi mengatakan tidak mengetahui kapan pemeriksaan lanjutan itu akan dilakukan.

"Iya (pemeriksaan belum selesai), kan yang bersangkutan kita juga harus perhatikan psikologis yang bersangkutan. Saya enggak tau (kapan pemeriksaan lagi)," ujat Susi.

Petugas dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan mengkonfirmasi kasus dugaan doktrin anti Joko Widodo oleh guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah. Bu guru Nelty menangis saat diklarifikasi petugas.

"Bukan pemeriksaan tapi klarifikasi, ingin tahu soalnya viral," ucap Kepala Seksi Pendidikan Menengah, Sudin Wilayah 1 Jakarta Selatan, Hermanto (10/10).

Petuga dari Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, yang melakukan pemeriksaan atau klarifikasi adalah Hermanto dan Wagimin selaku Kepala Seksi Pensididik dan Tenaga Kependidikan. Mereka bertemu dengan Nelty dan Kepala Sekolah SMA N 87 Patra Patiah.


Sebelumnya, beredar kabar aduan dari seseorang yang menuduh guru di SMA Negeri 87 Jakarta mendoktrin siswanya untuk membenci Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pihak sekolah turun tangan mengenai perkara tersebut.

Dalam aduan yang viral tersebut, si pengadu yang mengaku orang tua murid menyebut anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan guru, yang kemudian diketahui bernama Nelty Khairiyah, di masjid dan ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Masih dalam aduan itu, si pengadu menjelaskan guru Nelty menyebut banyak korban yang bergelimpangan akibat gempa merupakan salah Jokowi.

Pihak SMA 87 kemudian menanggapi dengan mengatakan bahwa guru Nelty telah meminta maaf. Namun guru yang diadukan itu kemudian membantah telah menyebarkan doktrin anti Jokowi kepada siswanya.


Simak Juga 'Heboh! Doktrin Murid Anti-Jokowi, Anies: Guru Harusnya Netral':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed