DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 20:53 WIB

Bela Fadli Zon, Gerindra: Tak Usah Kebakaran Jenggot

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Bela Fadli Zon, Gerindra: Tak Usah Kebakaran Jenggot Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir pemerintah atas kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 10.400 dengan mengubah lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. Gerindra memberikan pembelaan.

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan lirik gubahan Fadli menggambarkan realitas. Nyatanya, rakyat memang menderita akibat harga BBM yang terus dinaikkan pemerintah.

"Kan tidak ada yang hoax, melainkan itu adalah kenyataan yang ada di tengah masyarakat. Saya yang setiap minggu berkeliling di dapil bertemu langsung dengan masyarakat juga menangkap hal yang sama bahwa rakyat semakin sulit dan banyak yang sengsara saat ini," tutur Andre saat dihubungi, Rabu (10/10/2018).

Andre meminta kubu Jokowi tak bereaksi berlebihan atas cuitan Wakil Ketua DPR RI tersebut. Pemerintah seharusnya menganggap hal itu sebagai kritik dan masukan yang membangun.

"Kubu sebelah tidak usah kebakaran jenggot. Tinggal perbaiki kinerja, berikan bukti kerja, bukan hanya pencitraan sehingga rakyat tidak menjadi sengsara. Karena Pak Jokowi ini adalah presiden, bukan lagi capres seperti 2014," katanya.




PT Pertamina (Persero) hari ini menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 10.400. Waketum Partai Gerindra Fadli Zon lalu menyindir pemerintah atas kebijakan itu.

Sindiran disampaikan Fadli lewat akun Twitter-nya, @fadlizon, dengan memuat lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. Namun sama seperti lagu 'Potong Bebek Angsa', lirik lagu tersebut diubah.




(mae/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed